You are here
15 Perampok Santroni Rumah Toke Karet, Rp650 Juta dan 80 Suku Emas Melayang HEADLINE KRIMINAL 

15 Perampok Santroni Rumah Toke Karet, Rp650 Juta dan 80 Suku Emas Melayang

GELUMBANG, MS – 15 pelaku kawanan penjahat bersenjata api (senpi) dan memakai tutup muka melakukan perampokan rumah Jauhari (49) warga Kampung 2, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan. Akibatnya, korban yang juga toke karet ini harus kehilangan uang Rp650 juta, 80 suku perhiasan, dan empat buah handphone. Selain itu, kepala korban menderita luka di kepala. Kejadian terjadi, Rabu (7/11/2016) sekitar pukul 03.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat 15 kawan pelaku perampokan bersenjata api mendatangi rumah korban. Para pelaku langsung menodongkan senjata api kepada penjaga rumah yang berjumlah tujuh orang tersebut. Melihat kedatangan para pelaku dan langsung menodongkan senpi, para penjaga tersebut tak berkutik.

Kemudian para pelaku memborgol dan mengikat tangan para penjaga rumah. Lalu para pelaku masuk rumah korban melalui pintu belakang.

Dan langsung masuk ke kamar korban. Didapatlah korban bersama istrinya Rismawati (45) didalam kamar. Para pelaku langsung menodongkan senpi kearah korban. Melihat hal itu, korban berusaha melawan. Tak pelak membuat para pelaku langsung memukul kepala korban. Dan langsung mengikat korban bersama istri dan anak-anaknya.

Serta meminta korban untuk menunjukkan penyimpanan uang dan perhiasan. Korban langsung menunjukkan penyimpanan uang dan perhiasan didalam berkas.

Para pelaku dengan leluasa menguras habis harta pelaku. Setelah puas, para pelaku langsung melarikan diri.
Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan SIK MSi membenarkan telah terjadi perampokan di daerah Gelumbang.

“Saat ini modus perampokan masih diselidiki. Kita juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menanyakan saksi-saksi,” pungkasnya. (nor)

Related posts

Leave a Comment