You are here
2015, 20.222 Warga Musirawas Derita ISPA KESEHATAN 

2015, 20.222 Warga Musirawas Derita ISPA

ISPAMUSIRAWAS, MS – Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) menjadi ancaman bagi masyarakat di Kabupaten Musirawas. Tercatat pada tahun 2015 lalu sebanyak 20.222 masyarakat terkena ISPA. Penyakit ini menjadi ranting pertama setiap tahunnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Musirawas, dr. Thajtjo Kuntjoro melalui Kepala Seksi (Kasi) Rujukan dan Pelayanan Dasar, Reynaldi menjelaskan, pihaknya mencatat ada 10 penyakit terbesar setiap tahunnya yang menimpa masyarakat di Kabupaten Musirawas dan salah satunya yakni ISPA.

“Angka penderita ISPA setiap tahunnya mencapai ribuan warga dan hampir setiap tahun selalu menjadi peringkat pertama dari penyakit lainnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan catatannya pada tahun 2015 lalu, penderita ISPA mencapai 20.222 warga, lalu kemudian disusul jenis penyakit lain, seperti Typoid, Stomatitis, Pebris, Gastritis (Types) yang jumlahnya sebanyak 13.438 penderita.

“Ketiga penyakit Tekanan Darah Tinggi yang diderita  9.082 warga, keempat Diare 9.551 penderita, lalu kelima Malaria Klinis 8.845 penderita,” bebernya.

Ia merinci, penyakit keenam paling banyak penderita, yakni penyakit pada sistem otot dan jaringan sebanyak 8.976 penderita, lalu ketujuh Malaria 4.825 penderita, kedelapan kecelakaan dan ruda paksa 3.535 penderita, serta kesembilan penyakit ASMA 2.925 dan terakhir penyakit kulit alergi.

“Untuk perbandingan jumlah 10 penyakit ini, di tahun sebelumnya mengalami peningkatan. Sebab, untuk tahun 2014 dengan total jumlah 85.075, sedangkan untuk tahun 2015 mencapai 101.066 penderita penyakit. Namun, khusus untuk penyakit ISPA menurun,” jelasnya.

Dikatakan dia, penyebab banyaknya penderita ISPA, dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari kondisi cuaca, kondisi lingkungan, fentilasi udara dan kebiasaan di rumah.

“Misalnya, jika salah satu anggota keluarga menderita penyakit ini, maka kemungkinan besar akan menular. Saya minta kepada masyarakat, kalau bisa kurangi aktivitas yang berada ditempat yang berdebu, menjaga kondisi fisik dan mengkonsumsi makanan bergizi, termasuk buah-buahan, memperbanyak air minum putih, serta istirahat yang cukup,” ungkapnya. (sen)

Related posts

Leave a Comment