You are here
2018, Target PAD 114 Miliar HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

2018, Target PAD 114 Miliar

LUBUKLINGGAU-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lubuklinggau tahun depan ditargetkan mengalami peningkatan, hal itu menyusul tahun depan Pemerintah Kota Lubuklinggau (Pemkot) akan mulai menerapkan sistem komputerisasi pada perhotelan dan restoran yang beroperasi di kota Lubuklinggau.

Juru bicara DPRD Kota Lubuklinggau, H Suhada ketika dibincangi usai ‎ mengikuti rapat paripurna dalam rangka mendengarkan hasil pembahasan banggar tentang RAPBD tahun 2018 dilanjutkan penanda tanganan persetujuan bersama antara eksekutif dan legislatif‎ menyatakan peningkatan itu bukanlah main-main melainkan hasil pengkajian bersama pihak eksekutif dan legislatif.

“Kita sudah menetapkan APBD tahun depan sebesar 973 Miliar. Sementara tahun depan kita menaikkan target PAD sebesar 114 Miliar dari target PAD kita tahun lalu sebesar 100 Miliar,” kata Suhada pada awak media.

Suhada mengatakan penaikan angka sebesar 114 miliar ‎itu merupakan hasil kesepakatan yang rasional dan terukur, Bahkan walikota Lubuklinggau menyatakan jika penaikan target PAD akan tercapai 100 persen, penyebabnya tahun depan semua perhotelan dan restoran harus sudah menggunakan sistem komputerisasi.

Meskipun Suhada mengaku jika PAD tahun lalu dari sektor jasa baik hotel maupun restoran tidak tercapai 100 persen. Dari target 100 Miliar yang ditargetkan Pemkot hanya mampu tercapai sebesar 73 miliar. Hanya saja ketika itu posisi kota Lubuklinggau sedang dalam masa pembangunan.

“Sekarang kita sudah punya mall, hotel-hotel dan banyak rumah makan, rumah makan baru, serta dilengkapi sistem komputerisasi, target yang kita sepakati itu kita yakin bisa tercapai,” ungkapnya.

Suhada menyebutkan selain penerapan sistem komputerisasi, ‎pihaknya juga menekankan kepada pihak-pihak terkait khususnya Dinas yang membawahi masalah PAD agar tahun depan bersungguh-sungguh dalam mencegah kebocoran seperti ‎ parkir salah satunya.

“Kita juga meminta dinas-dinas yang berpotensi menghasilkan PAD akan kita lengkapi dengan regulasi, jadi kita sangat mengharapkan PAD yang kita cari kedepan tidak boleh menjadi beban masyarakat kota Lubuklinggau‎, khususnya rakyat kecil,” ucapnya.

Sementara walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengaku sangat optimis PAD bisa mencapai diatas 100 persen dari target yang telah ditetapkan. Meskipun ia mengaku untuk target tahun 2017 tidak tercapai 100 persen.

“Sekarang kita balik paradigmanya kita buat anggaran optimal supaya tidak ada kesan over target-oper target, padahal capaian yang kita dapatkan bisa lebih dari pada apa kita lakukan, sekarang saya buat anggaran maksimal, jadi walau tidak over target ‎anggarannya bisa naik dari sebelumnya,” tuturnya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment