You are here
61 Laporan Konsumen Masuk ke BPSK DAERAH HEADLINE 

61 Laporan Konsumen Masuk ke BPSK

LUBUKLINGGAU, MS – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Lubukklinggau, mencatat ada sebanyak 61 laporan, baik terkait keluhan konsumen dan masalah lain yang menyangkut kerugian yang dialami konsumen terhadap pembelian barang atau jasa, terutama di Kota Lubuklinggau.

“Khusus untuk perusahaan retail, ada sebanyak 4 laporan. Kalau total seluruhnya, ada 61 laporan. Namun, seluruh permasalahannya telah kita selesaikan secara mediasi,” ungkap Ketua BPSK Kota Lubuklinggau, Nurrusulhi Nawawi, Senin (28/11).

Diakuinya, laporan terbanyak berasal dari keluhan konsumen terhadap perusahaan leasing dan kedua terbanyak, yakni laporan terhadap perbankan.

“Kalau di retail, mayoritas permasalahan pelayanan dan teknis, yakni masuk kategori sistem perdagangan. Misalnya, pembelian token listrik yang tidak masuk atau pembelian pulsa handphone yang tidak masuk ke konsumen. Termasuk juga, keluhan terkait perbedaan harga produk pada label dengan harga di kasir saat pembayaran,” ungkapnya.

Bahkan, dijelaskannya bahwa BPSK Kota Lubuklinggau, tidak hanya menerima laporan dari wilayah Kota Lubuklinggau saja, beberapa laporan yang masuk juga berasal dari daerah tetangga, semisal Kabupaten Musirawas, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Kabupaten Lahat, Kabupaten Sorolangun, Jambi. Termasuk, dari seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu.

“Untuk di Bengkulu, seluruh daerahnya belum memiliki BPSK. Jadi, beberapa laporan ada yang kita tangani. Namun, untuk daerah yang jaraknya jauh seperti itu, konsumen yang melaporkan harus menindaklanjuti sendiri ke Pengadilan Negeri (PN) setempat, untuk tahu putusannya,” kata dia.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart, Nur Fuad melalui Branch Corporate Communication, Rendra mengaku, pihaknya hingga kini belum pernah dilaporkan konsumen, karena menjalankan prosedur usaha secara baik.

“Kami ada standar tersendiri. Jadi, seandainya ada perbedaan harga pada label di rak dengan harga di kasir, akan langsung kita atasi dengan menetapkan harga termurah yang harus dibayarkan pembeli. Lagipula, kita juga selalu siap dalam menerima keluhan konsumen dan segera ditindaklanjuti,” ungkapnya. (Diae)

Related posts

Leave a Comment