You are here
90 Persen Kejahatan di Mura Gunakan Senpi HEADLINE KRIMINAL 

90 Persen Kejahatan di Mura Gunakan Senpi

MUSI RAWAS, MS – Tindak kejahatan yang terjadi diwilayah Kabupaten Mura 90 persen diantaranya menggunakan senjata api (senpi). Tindak kejahatan dilakukan pelaku menggunakan senpi khusus tindak kejahatan Curas, curat dan curanmor.

“Ditiap kesempatan kami mengajak masyarakat untuk tidak menyimpan atau menggunakan senpira dengan alasan apapun. Berdasarkan analisa Kami pelaku tindak pidana di Mura maupun Muratara hampir 90 % menggunakan senpira terkhusus untuk kasus Curas, Curat dan Curanmor (3C)” terang Kapolres Mura, AKBP Pambudi, Rabu  (23/8/2017).

Ditambahkan Kapolres, secara psikologis dengan kepemilikan senpira, dorongan Pelaku untuk melakukan kejahatan ditambah dengan kebutuhan ekonomi yang mendesak akan menjadi faktor pendorong Pelaku melakukan tindak pidana.

Kedepan Polres Mura akan terus mensosialisasikan terkait larangan memiliki senpira tanpa izin. Selanjutnya bersama Pemerintah Daerah kami akan terus mendorong Investor untuk masuk, guna membuka lapangan pekerjaan baru dengan memberi jaminan keamanan daerah melalui sinergitas forkopimda di Kab. Musi Rawas dan Muratara.

Ditambahkan Kapolres, secara psikologis dengan kepemilikan senpira, dorongan Pelaku untuk melakukan kejahatan ditambah dengan kebutuhan ekonomi yang mendesak akan menjadi faktor pendorong Pelaku melakukan tindak pidana. Untuk itu jajaran Polres Mura  akan terus mensosialisasikan terkait larangan memiliki senpira tanpa izin.

“Hari ini (kemarin, red) salah satu warga Desa Durian Remuk melalui Kepala Desa Durian Remuk, Surya bersama perangkat desa menyerahkan satu pucuk senpira  kepada Bhabinkamtibmas Polsek Muara Beliti, Rabu (23/08/2017) sekitar jam 12.00 Wib,” tambah Kapolres.

Dalam prosesi penyerahan senpira telah dibuat Berita Acara (BA) yang ditandatangani Kades Durian Remuk dan Kanit Binmas Polsek Muara beliti serta saksi-saksi baik dari Babinkamtibmas maupun sekcam Muara Beliti yang turut hadir sebagai bentuk pertanggungjawaban secara adminsitrasi. (dhiae).

 

Related posts

Leave a Comment