You are here
Agung Wibowo Ingin Warga Desa Danau Cala Berdaulat, Agamis dan Intelek DAERAH HEADLINE 

Agung Wibowo Ingin Warga Desa Danau Cala Berdaulat, Agamis dan Intelek

Mus 2SEKAYU, MS – Pemilihan Kepala Desa (Kades) serentak 65 desa se Kabupaten Musi Banyuasin tinggal menghitung hari lagi.
Pemilihan Kades itu akan dilakukan secara serentak pada 9 Maret 2020.

Adanya kesempatan itu, Agung Wibowo ST ini berniat akan maju ikut dalam pemilihan Kades di Desa Danau Cala, Kabupaten Musi Banyuasin. Bukan tanpa alasan pria kelahiran Danau Cala 2 Juli 1985 untuk ikut bertarung dalam pemilihan Kades nanti. Berbekal ilmu yang dimiliki selama kuliah di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta tahun 2016 ini dan penerima Australia Award Bidang Ketahanan pangan serta pernah belajar di New England University Australia ini dapat bersaing dengan calon Kades lain.

Didampingi istrinya Rosada Dwi Iswari seorang Dosen Phisikologi di Universitas Unsri Palembang, Bowo yang akrab dipanggil ini mempunyai visi ingin menjadikan Desa Danau Cala berdaulat dan agamis.

Untuk misinya sendiri, dikatakan dia, pertama, mendirikan Pondasi dan Struktur Keagamaan yang utuh. Kedua, melakukan revalisasi dan cetak sawah untuk petani. Ketiga, pelepasan objek lelang sungai menjadi kawasan nelayań umum dan konservasi. Keempat, membangun pembangkit listrik mandiri untuk Danau Cala kerjasama dengan Medco. Kelima, penanggulangan dan rehabilitasi narkoba dengan BNN. Keenam, wifi dan hot spot gratis. Ketujuh, bantuan hukum untuk masyarakat dengan LBH. Dan kedelapan, bea siswa untuk pelajar berprestasi.

“Saya ingin Desa Danau Cala ini berdaulat, agamis, intelek, tahu aturan hukum dan sejahtera, transparansi dan mengutamakan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bowo juga ingin meningkatkan profesionalisme aparat desa, pimpinan lembaga-lembaga kemasyarakatan melalui pendidikan dan pelatihan mewujudkan ekonomi kerakyatan, pendidikan formal, keagamaan dan pelayanan kesehatan.

“Ya, saya akan mendorong kreaktifitas generasi muda dalam menyongsong Era Globalisasi 4.0 dan modernisasi tanpa meninggalkan kearifan lokal yang ada di Desa Danau Cala ini,” kata Bowo. (Muslim)

Related posts

Leave a Comment