You are here
Ajak Nonton TV, Sobirin Cabuli Bunga HEADLINE KRIMINAL 

Ajak Nonton TV, Sobirin Cabuli Bunga

LAHAT, MS – Berawal Sobirin (38) mengajak bunga (5) nama disamarkan menonton televise (TV) ke rumah pelaku pada pukul 12.00 WIB, tidak menaruh curiga dan percaya, ajakan itu disetujui orang tua korban.

Berselang waktu hampir tiga jam, orang tua korban datang ke rumah pelaku untuk menjemput pulang korban yang terlihat sedang tidur. Sementara pelaku sedang menonton televise.

“Setiba di rumah dan setengah jam kemudian, korban menangis kesakitan dan ditanya ibunya, korban mengaku jika telah dicabuli. Lalu ibunya mengecek kondisi kelamin korban. Atas kejadian tersebut, orang tua korban melaporkan ulah bejat pelaku ke Polsek Kimsel,” jelas Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap. SIK melalui Kapolsek Kimsel, Iptu M Maulana didampingi Kanitres, Ipda Hendra Tri Siswanto SH saat disambangi di ruang kerjanya, Selasa (5/3/2019)

Tidak butuh waktu lama Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kikim Selatan (Kimsel) berhasil mengamankan Sobirin (38) laki-laki tak jelas, karena alamatnya berpindah-pindah diduga kuat sebagai pelaku utama pencabulan anak wanita dibawah umur tinggal di Desa Keban Jaya, Kecamatan Kimkim selatan, Lahat.

Ditambahkan Maulana, penangkapan Pelaku berawal dari laporan yang disampaikan orang tua korban SN (55) LPB/03/III/2019/Sumsel/Res Lahat/Sek Kimsel, tgl 04 Maret 2019 kepada Anggotanya yang sedang piket.

“Setelah kami pelajari, dalam melakukan persetubuhan atau melakukan pencabulan dasar terhadap anak perempuan dibawah umur masuk dalam pelanggaran kasus yang tertuang dalam pasal  81 (1) (2), 82 (1) (2) UU RI No.1 th 2016 Tetang perubahan kedua atas UU RI No.23 th 2002 Tentang perlindungan anak,” jelas Kapolsek yang dalam minggu banyak ungkap kasus kriminal.

Bahkan, terangnya, kejadian itu telah dikoordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sareskrim Polres Lahat. Untuk lebih lanjut, telah diamankan juga barang bukti Akta Kelahiran dan Pakaian Korban serta telah diperiksa saksi Ibu Korban RS (28) dan DR (50) tetangga korban.

“Pelaku saat diintrograsi mengakui semua perbuatannya telah dua kali melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap korban,” pungkas Kapolsek. (nur)

Related posts

Leave a Comment