You are here
Angka Kemiskinan Menurun, Targetkan 2018 Keluar dari Daerah Tertinggal ADVETORIAL DAERAH HEADLINE 

Angka Kemiskinan Menurun, Targetkan 2018 Keluar dari Daerah Tertinggal

HUT 10

 

HUT 3MUSIRAWAS, MS – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mura ke-74 diperingati dengan menggelar rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Mura. Acara itu sendiri dipusatkan di gedung sekretariat DPRD Kabupaten Mura Jalan  lintas Muara Beliti, Kabupaten Mura, Kamis (20/4/2017).

Dari total 40 anggota DPRD Mura 7 diantaranya tidak hadir.  Rapat paripurna  dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Mura, Yudi Fratama didampingi dua wakilnya Yuzakir Mahmud, Ismun Yahya. Rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin sekaligus meresmikan gedung DPRD Kabupaten Mura yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.

Bupati Mura, Hendra Gunawan dalam sambutannya menjelaskan sebagai bupati Mura yang ke 21 dirinya terus berupaya membangun Kabupaten Mura dengan semangat kerja yang tinggi ini dibuktikan dengan jargonya ayo kerja kerja kerja kerja kerja (A5).

“Cermati setiap kekurangan yang ada sebagai semangat untuk membangun Mura disegala sektor menuju Musirawas Sempurna yang Gemilang,”  tegas bupati.

Saat ini angka kemiskinan di kabupaten  Mura yang dikenal dengan Lan Serasan Sekantenan  menurun dari tahun ketahunnya, menurunnya angka kemiskinan ini menunjukan semangat kerja dari warga musirawas.  Dengan kenyataan ini bukan tidak mungkin 2018 Kabupaten Mura bisa keluar dari status daerah tertinggal. “Total gas di Sumsel lumayan tinggi 30 persen diantaranya berasal dari Kabupaten Mura,” tambahnya.

HUT 5Sementara Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menjelaskan di Musirawas ada motivasi dan semangat untuk membangun. Baru satu tahun memipin pasangan Hendra Gunawan-Suwarti sudah banyak yang dilakukan ini ditunjukan dengan jargonnya A5. Terlebih jargon Mura sempurna bila terwujud maka artinya bupati dan wakilnya punya semangat membangun daerah yang tinggi.

“Untuk mewujudkan Mura yang sempurna visi dan misi antara eksekutif dan legislatif harus sejalan.  Ini harus tetap dijaga agar program kerja dilaksanakan sejalan dan terarah,” jelasnya.

Alex menambahkan memimpin daerah tidak hanya didasari dengan semangat kerja saja, sebab untuk membangun Sumsel maupun Kabupaten Mura tidak akan cukup bila kepala daerahnya hanya mengandalkan APBD.

“Pemimpin harus punya semangat kerja, lobi yang kuat dan berani ambil resiko artinya pemimpin ditiap daerah harus punya daya saing untuk bis sejajar dengan daerah lain yang lebih maju,” tambahnya. (adv/dhiae)

 

HUT 1