You are here
APDESI Kecamatan Gelar Rakor Perdana 2018 DAERAH HEADLINE 

APDESI Kecamatan Gelar Rakor Perdana 2018

MUSI BANYUASIN, MS – Para pengurus dan anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) tingkat kecamatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perdana tahun 2018. Dalam rapat itu dihadiri 14 Kepala desa (Kades) sebagai pengurus dan anggota APDESI dalam Kecamatan Sanga Desa, organisasi, para Kades di Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin.

Acara rakor itu dipusatkan di kantor Kades Desa Tanjung Raya Kecamatan Sanga Desa, Rabu (4/4/2018).
Dalam Kesempatan itu, hadir juga Camat Sanga Desa Bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muba.

Koordinator acara Rakor Kades Desa Tanjung Raya,Sulaiman Hamid yang juga selaku Bendahara APDESI Kecamatan mengatakan, tujuan digelarnya acara tersebut untuk meningkatkan sinergitas dan kekompakan sesama Kades selaku pengurus APDESI maupun dengan pemerintah daerah.

“Saya mengajak agar pengurus APDESI, yakni para kades selaku pemerintah desa untuk bisa saling bersinergi dan kompak dalam memajukan desanya. Dalam hal usulan pembangunan didesa. Karena sejak tahun 2015 ADD kabupaten sudah tidak ada lagi, Jadi para Kades lah yang harus pandai-pandai mengusulkan proposal pembangunan serta bersinergi dengan pihak pemerintah baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,guna kemajuan desanya.Terutama infrastruktur, pembangunan desa dan masalah sosial masyarakat lainya,” ungkapnya.

Sulaiman juga menambahkan agar para Kades lebih selektif dalam masalah alokasi dana, serta memilih dan mendahulukan kepentingan masyarakat dan pembangunan yang tengah mendesak (urgent, red).

“Dengan selalu koordinasi dan kompak dalam APDESI, kita juga harus banyak bertanya ke pihak kecamatan dan kabupaten. Dengan begitu kita berharap kedepan agar bisa lebih selektif ketika alokasi dana pembangunan desa, supaya lebih tepat sasaran alokasi dana tersebut ke desa masing-masing. Tentunya kecepatan dan ketepatan laporan penggunaan aggaran juga tidak terlambat, termasuk juga masalah sistem administrasi kependudukan didesa,” imbuhnya.

Ketua APDESI Kecamatan Sanga Desa, Jon Kenedi yang juga Kepala Desa Ngunang didampingi oleh Sekretaris APDESI Kahar Muzakar yang juga Kades Desa JUD II menuturkan melalui forum APDESI agar para kades kompak dalam hal positif.

“Melalui APDESI saya minta agar para kades bisa kompak dalam hal yang positif serta bisa mengusulkan setiap masalah-masalah desa secara bersama dalam wadah organisasi. Walaupun mungkin ada kepentingan pembangunan didesa yang berbeda-beda. Namun secara umum bisa diskusikan secara bersama dalam wadah forum. Dan dengan begitu para kades yang juga anggota APDESI bisa saling berkoordinasi, saling berbagi informasi seputar inovasi untuk pembangunan desa. Terima kasih kepada para kades yang telah berpartisipasi dalam rakor ini, serta memberikan berbagai saran, pendapat dan masukan yang bersifat membangun organisasi dan rencana pembangunan desa. Dan kita akan tingkatkan juga koordinasi kita dengan APDESI tingkat kabupaten, supaya organisasi ini benar-benar bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Ditempat yang sama Camat Sanga Desa, H Irwan Sazili.S.Sos.Msi mengimbau kepada para kades selaku pengurus APDESI agar bisa jaga kekompakan dan proaktif dalam berorganisasi.

“Saya minta Kepada seluruh kades dan lurah agar bisa tingkatkan koordinasi,baik antar sesama kades dalam APDESI mapun dengan pihak pemerintah kecamatan dan Kabupaten. Supaya Camat juga lebih tahu perkembangan Organisasi,Desa dan pihak terkait lainnya. Termasuk kegiatan rencana dan semua hal tentang pembangunan Kades didesanya,” tuturnya.

Kepala Disdukcapil Muba,H.Asmarani,S.Sos, MSi juga mengharapkan para kades lebih proaktif dalam memperhatikan masalah administrasi Kependudukan dan sosialisasikan tentang program Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak dibawah umur atau masih usia sekolah.

“Harapan saya target masalah Kependudukan yakni masalah Kartu Keluarga (KK) dan KTP serta Program KIA bagi anak-anak pada setiap desa dalam Kecamatan Sanga Desa. Agar para kades bisa membantu lakukan sosialisasi dan mendata penduduk yang belum selesai atau belum mempunyai E-KTP agar segera lakukan perekaman atau mengurusnya di Kecamatan dan Disdukcapil Muba supaya cepat selesai masalah administrasi kependudukan,” jelasnya. (sba)

Related posts

Leave a Comment