You are here
Beni Rangkul dan Dengar Keluhan Honorer K2 DAERAH HEADLINE 

Beni Rangkul dan Dengar Keluhan Honorer K2

SEKAYU, MS – Sedikitnya 15 orang mewakili 532 tenaga honorer kategori II (K2) yang berasal dari berbagai kecamatan se Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendatangi Rumah Dinas Plt Bupati Muba, Jumat Siang (27/4/2018).

Mereka bermaksud melakukan audiensi dengan Plt Bupati Muba yang didampingi sejumlah Perangkat Daerah (PD) terkait di Kabupaten Muba.

Mereka sudah terbelenggu rasa galau yang sudah bertahun-tahun menghinggapinya. Ketidakjelasan status mereka dan kecilnya honor/kompensasi yang mereka terima rasanya tidak sebanding dengan pengabdian yang diberikan. Ditambah lagi impian mereka untuk menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum terwujud karena terkendala regulasi yang ada.

Plt Bupati, Beni Hernedi menerima dengan penuh rasa kekeluargaan dan akrab. Bahkan Plt bupati merasakan betul kegalauan mereka terkait honor yang diterimanya setiap bulan.

“Masalah status honorer K2 ini bukan hanya masalah di Muba saja, namun sudah menjadi masalah nasional, tentunya ini menjadi fokus perhatian Pemkab Muba, bukannya tidak ada solusi, namun karena itu regulasinya kembali ke pusat, maka kita Pemkab hanya bisa mengikuti, dan tentu saja kami akan ikut berjuang, “jelasnya.

Beni juga menyinggung terkait status tenaga pendidik honorer tingkat SMA yang berdasarkan aturan wewenang kembali ke provinsi. “Kita tidak bisa melanggar aturan yang telah ditetapkan dengan memberikan gaji kepada tenaga pendidik di tingkat SMA/SMK MA, namun saran-saran akan kami tampung dan akan kami teruskan ke pemerintah provinsi, “ujar Plt Bupati saat audiensi.

“Saya lebih cenderung mengajak, ayo sama-sama kita perjuangkan, kita satu pintu untuk capai usulan ke pusat sana, kita bergerak dan berjuang bersama, saran saya agar organisasi Forum K2 ini bisa berbadan hukum sehingga bisa menguatkan kami dalam memperjuangkan nasib K2 dan jangan berpolitik, “pesannya.

Lebih lanjut Plt bupati berpesan agar para tenaga honorer K2 ini bisa bekerja dengan baik tanpa terbebani dengan berbagai hal.

Bahkan dirinya meminta agar mereka bisa menunjukkan kualitas dan kompetensinya dalam mengabdikan diri untuk masyarakat. Termasuk para guru yang menempati porsi 75 persen dari seluruh honorer K2 yang ada.

”Pesan saya, bekerjalah dengan baik. Tunjukkan kinerja dan pengabdian yang terbaik,” pungkasnya. (sba/ril)

Related posts

Leave a Comment