You are here
Bupati Muaraenim Tinjau Pelaksanaan UNBK SMP DAERAH HEADLINE 

Bupati Muaraenim Tinjau Pelaksanaan UNBK SMP

MUARAENIM, MS – Bupati Muaraenim dan Kepala Kantor Kemenag Muaraenim meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 1 Muaraenim dan MTs Negeri Muaraenim, Senin (23/4/2018).

Ujian nasional (UN) tahun akademik 2017/2018 tingkat SMP di Kabupaten Muaraenim diikuti 10.464 siswa dari 125 SMP dan MTs. Dari jumlah peserta UN itu, 3.682 siswa di antaranya mengikuti UNBK. Sedangkan sisanya sebanyak 6.782 peserta, masih ujian secara manual atau Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

“Tahun ini jumlah sekolah yang telah menerapkan UNBK meningkat dari sebelumnya. Di mana 2018 ini, UNBK diikuti 26 SMP dan MTs. Sedangkan 2017 lalu, sekolah yang menerapkan UNBK baru 14 sekolah, baik itu negeri maupun swasta,” jelas Kabid Pembinaan SMP, Rizal Alfian melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP, Marsip Agustam.

Di tahun akan datang, pihaknya berupaya supaya SMP dan MTs yang menerapkan UNBK terus bertambah. Hanya saja, Ia belum berani menyebut jumlahnya.

“Untuk 2018 ini, peningkatan sekolah yang menerapkan UNBK hampir 100 persen dari tahun 2017. Namun untuk tahun depan kita akan upayakan bertambah. Namun berapa penambahannya kita belum bisa sebutkan,” katanya.

Di sisi lain, Ia membeberkan, UN SMP-MTs akan berlangsung selama 4 hari, 23-26 April 2018. Adapun mata pelajaran yang diujikan di antaranya, bahasa Indonesia, Matematika, bahasa Inggris, dan IPA.

“Namun jadwal dimulainya ujian nasional antara yang UNBK dan UNKP berbeda. Jika sekolah yang telah menerapkan UNBK dimulai dari pukul 7.30 Wib sampai 16.00 Wib, dan dibagi menjadi tiga sesi. Maka sekolah yang masih UNKP dimulai pukul 10.30 Wib sampai 12.30 Wib hanya satu sesi,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Muaraenim, H Muzakir Sai Sohar di sela melakukan peninjauan berharap, pelaksanaan ujian nasional, baik yang telah UNBK maupun UNKP dapat berjalan dengan lancar.

Dirinya pun mengingtkan, peserta ujian agar terus belajar untuk meningkatkan kemampuan menghadapi UN tersebut. “Ujian nasional ini adalah puncak pembelajaran bagi siswa kelas IX untuk menuju jenjang SMA/SMK sederajat. Jadi jangan pernah malas belajar, apalagi nanti akan ikut tes masuk SMA,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya jugai mengharapkan sekolah berupaya melengkapi fasilitas untuk menunjang pelaksanaan UNBK di masa mendatang. Sehingga semua SMP-MTs di Kabupaten Muaraenim ke depannya bisa menerapkan ujian berbasis komputer. (azw)

Related posts

Leave a Comment