oleh

Cegah Peredaran Narkoba, Tingkatkan Sistem Pengawasan Bagi Penghuni Narapidana

PRABUMULIH, MS – Masyarakat kota Seinggok Sepemunyian tentunya masih ingat betul penggagalan upaya peredaran sabu-sabu seberat 1,5 kg beberapa waktu lalu yang dilakukan BNN pusat, yang ternyata dikendalikan oleh seorang napi dari dalam Rutan Merah Mata. Menghindari adanya kasus serupa, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menginstrusikan bawahannya untuk perketat lakukan razia sel penghuni narapidana (Napi).

“Kita meningkatkan sistem control atau pengawasan secara intensif kepada para petugas rutan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan juga kepada para pengunjung rutan,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB, Ronaldo Davinci Talesa AMd IP SH.

Ronaldo mengatakan, dirinya selalu menghendaki agar setiap minggunya dapat dilakukan razia barang terlarang seperti handpone, ipad atau walkman, kamera serta peredaran barang terlarang di dalam Rutan.

“Selama ini kalo razia kita tidak pernah menemukan narkoba. Tetapi biasanya memang napi narkoba itu biasanya mengendalikan peredaran narkoba dari rutan, dilakukan melalui handpone atau rapat menyusun strategi saat menerima kunjungan tamu di rutan,” ungkapnya ketika diwawancarai diruang kerjanya akhir pekan kemarin.

Disamping itu, lanjut Ronaldo, untuk menghindari adanya oknum anggota rutan yang mencoba ikut bermain, dirinya kerap memberikan himbauan kepada anggotanya untuk tidak terlibat pelanggaran dinas yang dapat merugikan nama baik lembaga.

“Setiap apel pergantian regu kita selalu menyampaikan kepada petugas untuk tidak melakukan pelanggaran. Selain itu, kita juga menyebarkan edaran instruksi tertulis berisi himbauan kepada petugas lapas yang intinya untuk menjaga dan meningkatkan profesionalitas kinerja para anggota,” katanya.

Masih kata Ronaldo, untuk pengamanan rutan saat perayaan hari raya Idul Fitri, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres maupun TNI untuk ikut serta mengamankan rutan.

Mengingat, biasanya saat lebaran kunjungan keluarga WBP ke rutan mengalami kenaikan yang cukup tinggi. “Nanti akan ada bantuan personil dari Polres 1 regu dan TNI 1 regu, dari petugas rutannya sendiri dibagi sistem bergantian (shift),” pungkasnya. (nor)

News Feed