You are here
Cetak Sawah Baru, Petani Sanga Desa Butuh Bantuan Pemerintah DAERAH HEADLINE 

Cetak Sawah Baru, Petani Sanga Desa Butuh Bantuan Pemerintah

Syamsul 1

MUSI BANYUASIN, MS –Ratusan petani dari 4 desa di kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin ingin mengoptimalkan lahan tidur agar bisa digarap dan cetak menjadi lahan persawahan baru. Hal ini disebabkan semakin sempitnya lahan pertanian berupa sawah yang ada, sehingga lahan tidak produktif bisa dimanfaatkan oleh para petani. Sayangnya, lahan rawa sekitar seluas 600 Hektar secara terpisah dan di miliki oleh ratusan warga dari 4 desa tersebut ternyata lahan itu masih berstatus Hutan Produksi Konversi (HPKp) serta belum dilepaskan Pemerintah melalui Kementrian terkait.

Hal ini disampaikan oleh pengurus Gapoktan Suka Maju Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa,saat berbincang dengan wartawan media ini, Selasa,(21/01/2020) terkait masalah lahan rawa milik petani, yang masih berstatus kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) itu berada di 4 desa yaitu Desa Air Balui, Panai, Jud II dan Desa Ngulak III.

Ketua Gapoktan Suka Maju Desa Air Balui, Rasnan berharap bantuan dari Pemerintah untuk pelepasan lahan yang masih berstatus kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) itu.

“Kami para petani butuh percetakan sawah baru, guna bisa menggarap lahan rawa yang selama ini telah lama tidak digarap. Karena awalnya lahan tersebut memang pernah dikerjakan secara manual oleh warga. Namun telah lama tidak lagi dikerjakan karena hama. Para petani sangat butuh bantuan pemerintah dalam pembukaan lahan secara serentak,” jelasnya.

Menurut informasi yang di peroleh dari anggota Poktan Suka Maju, Amirudin (62) dan Herman Sawiran (50) ketika dibincangi wartawan media ini disela rapat poktan di desa Air Balui, Selasa (21/01/2020) lalu. Para petani ingin membuka lahan itu karena kronologis adalah rata-rata sawah penduduk, yang lama tidak digarap dengan tektur lahan rawa.

“Masyarakat selaku pemilik lahan di 4 desa tersebut, rata-rata adalah penduduk lokal. Jadi mereka butuh uluran tangan pemerintah melalui dinas terkait,untuk pelepasan status HPKp nya. Dengan tujuan masyarakat petani selaku pemilik lahan bisa membuat sertipikat lahan tersebut. Sebab bila tidak dicetak menjadi sawah baru,petani kekurangan lahan dan lahan tersebut tidak produktif.Seperti di areal sawah tepi perigi dan paye benteh,milik keluarga herman ada sekitar 200 hektar dengan pemilik sekitar 39 orang. Dan keluarga Amirudin ada sekitar 180 hektar dengan banyak pemiliknya,” jelasnya.

Secara terpisah Anggota Komisi I DPRD Muba,Yudi Trikarya SE ketika dihubungi media ini via telepon genggam, mengatakan kalau untuk kepentingan masyarakat untuk menggarapnya bisa dilakukan. Jika itu murni untuk kepentingan masyarakat selaku petani yang akan mencetak sawah baru.

“Saya selaku putra daerah dari kecamatan Sanga Desa, merasa terpanggil untuk membantu petani untuk membuka cetak sawah baru ini. Kami dari DPRD Muba akan selalu mendukung,Kalau untuk kepentingan masyarakat untuk menggarapnya bisa dilakukan.Tetapi belum bisa membuat sertipikat karena lahan milik masyarakat itu, masih berstatus hutan HPKp. Namun kades bisa membantu masyarakatnya selaku petani,untuk mengajukan proposal guna percetakan sawah baru. Jika itu murni untuk kepentingan masyarakat selaku petani yang akan mencetak sawah baru. Kami akan siap membantu,bila perlu kami akan memanggil dinas terkait untuk menggelar rapat bersama Komisi II guna membahas hal ini,” katanya.

Sementara itu Camat Sanga Desa, Suganda AP MSi saat dimintai keterangan terkait keinginan para petani yang ingin membuka atau butuh percetakan sawah baru itu. Ia menturkan, pemerintah melalui dinas terkait akan mendukung untuk kepentingan masyarakat selaku petani yang butuh cetak sawah baru asalkan lahan dan pemiliknya jelas.

“Kalau pemilik lahannya jelas, saya rasa hal ini bisa nanti disampaikan kepada dinas terkait. Pemerintah daerah pasti akan membantu petani, apalagi sudah ada kelompok taninya didesa bersangkutan. Asalkan pemilik lahan itu jelas. Namun kalau untuk pelepasan statusnya, saya rasa tidak bisa dalam waktu yang singkat. Tetapi saya yakin pemerintah akan membantu dalam hal ini,” tuturnya. (SBA)

Related posts

Leave a Comment