You are here
Dirjen Kementerian Perhubungan RI  Berikan Bantuan 5 Damri BRT DAERAH HEADLINE 

Dirjen Kementerian Perhubungan RI Berikan Bantuan 5 Damri BRT

PRABUMULIH, MS – Sebanyak 5 armada Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi dengan rute Prabumulih-Palembang diserahkan pemerintah pusat ke Pemkot Prabumulih melalui Dishubkominfo Prabumulih.

Pengajuan Pemerintah Kota (Pemkot) Pragmatic untuk mendapatkan bantuan transportasi massal, guna menunjang akses perkembangan kemajuan kota ke Dirjen Kementerian Perhubungan RI akhirnya dikabulkan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika, Drs Syarifuddin melalui Sekretaris Dinas, Edi Maksum mengatakan, 5 bus jenis damri rute Prabumulih-Palembang sudah diserahkan ke pemkot Prabumulih pada kamis lalu. “Ya kamis (17/11) kemarin diserahkan. Memang belum ada penyambutan khusus dan lounching, tapi Walikota sudah tahu,” terangnya, Minggu (20/11).

Edi menjelaskan, 5 bus damri jenis BRT sangat membantu sekali bagi masyarakat Prabumulih. Mengingat, kedatangan bus tersebut untuk menggantikan transportasi jenis AKDP yang mulai mati.

“Untuk bus damri jenis BRT 3 armada berada di Palembang dan 2 armada di Prabumulih. Nantinya mereke bergantian yang ingin ke Prabumulih naik bus yang di Palembang sedangkan yang ingin ke Palembang naik bus damri dari Prabumulih,” katanya.

Masih kata Edi Maksum, saat ini bus tersebut diletakan di dalam terminal lingkar atau dalam komplek perkantoran Disuhub. “Saat ini bus damri tersebut belum beroperasi masih menunggu perintah. Bus tersebut buat masyarakat maupun mahasiswa. Mengenai tarif ongkosnya kalau tidak salah bedasarkan drapnya untuk mahasiswa Rp 5 ribu dan masyarakat umum Rp 15 ribu. Jauh dekat masih tetap sama ongkosnya,” bebernya.

Dikatakan dia, saat ini pihaknya masih mensurvey titik-titik mana buat jalur bus tersebut. Sedangkan untuk jadwal keberangkatan dibagi 2 kloter dengan beda jam tapi tetap di pagi hari. “Untuk yang dari Palembang-Prabumulih jadwalnya sore. Kalau Prabumulih-Palembang jadwalnya pagi. Semua kalangan bisa menaikinya, dan ini sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Untuk itu, sambung Edi Maksum, pihaknya berharap keberadaan angkutan massal ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menunjang aktivitas sehari-hari. “Saat ini kita menunggu dari Kementerian Perhubungan RI untuk kapan dilakukan uji coba. 5 unit armada bus BRT ini dikelola pihak Damri dan dijadikan sebagai angkutan aglomerasi yang bertujuan menghubungkan antara ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten ataupun kota,” pungkasnya. (nor)

Related posts

Leave a Comment