You are here
Dodi Reza: Musda Golkar Prabumulih Harus Ikuti Jadwal DPD 1 HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Dodi Reza: Musda Golkar Prabumulih Harus Ikuti Jadwal DPD 1

PALEMBANG, MS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II Golkar Kota Prabumulih dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Bahkan DPD tingkat II Golkar Kota Prabumulih dalam rapat telah menetapkan tanggal 25 Agustus 2020 mendatang. Padahal, DPD 1 Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) menginginkan Musda DPD tingkat II Golkar itu harus dilakukan 25 Juli nanti.

“Musda harus mengikuti jadwal DPD 1. Kecuali ada alasan urgent. Dan harus dibawah 31 Juli,” tegas Ketua DPD 1 Golkar Sumsel Dodi Reza Alex saat dikonfirmasi melalui via whatsapp, Minggu (19/7/2020).

Senada, informasi dari pengurus Golkar DPD 1 Golkar Sumsel rencananya rombongan pengurus DPD II Golkar Prabumulih akan berkoordinasi masalah musda nanti. “Senin (20/7/2020) besok, DPD II Golkar Prabu akan konsultasi ke DPD Golkar Sumsel. Boleh atau tidak Musda tanggal 25 Agustus 2020 lum ada jawaban. Namun jika pindah ke tanggal lainya akan terganggu jadwal yang sudah ditetapkan Ketua DPD 1 Golkar Sumsel,” ungkapnya yang namanya tidak mau dituliskan di media ini.

Bahkan menurut dia sesuai dengan surat B-046/GOLKAR-SUMSEL/VII/2020 tentang Mempersiapkan Pelaksanaan Musda Partai Golkar Kabupaten/Kota jadwal Musda Kota Prabumulih 24 – 25 Juli 2020. “Sesuai surat yang ditandatangani Ketua DPD 1 Golkar Sumsel Dr. H. DODI Reza Alex Noerdin, Lic.Econ., MBA dan Sekretaris Ir. HERPANTO, M.S,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD Golkar Prabumulih, H Ridho Yahya melalui Sekretaris, HM Daud Rotasi SSos ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/7/2020).

“Setelah melalui rapat diputuskan Muda Golkar Prabumulih akan diselenggarakan pada 25 Agustus nanti, kita juga telah membentuk panitia Musda,” ungkap Daud seperti dikutip di media Tribun Sumsel.com.

Pria yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPRD Prabumulih ini menjelaskan, dalam rapat diputuskan dirinya dan Ketua DPD yakni H Ridho Yahya sebagai penanggungjawab pelaksanaan kegiatan. “Sementara SC atau panitia pengarah pak H Ganjar dan OC atau panitia pelaksana pak Sutarno SE,” bebernya.

Dalam musda tersebut kata Daud, siapapun kader golkar berhak untuk mengikuti pencalonan sepanjang memang merupakan kader golkar dibuktikan dengan kartu anggota.

“Mau anggota golkar mana saja bisa ikut maju dalam pencalonan karna kita partai Golkar dari Sabang sampai Merauke, namun tentu harus memiliki KTP kota Prabumulih,” katanya.

Disinggung berapa suara bakal diperebutkan dalam Musda Golkar di Prabumulih, Daud mengatakan ada 12 suara yang bakal diperebutkan dan untuk bisa maju dalam pencalonan ketua DPD Golkar harus memiliki dukungan 30 persen dari total jumlah suara.

“Dukungan harus disampaikan tertulis atau hitam diatas putih, kalau ada dukungan 30 persen dari total suara dibuktikan dengan tertulis maka baru bisa maju, kalau tidak tertulis maka tidak bisa,” ungkap Daud.

Ditanya kapan mulai pembukaan dan penutupan pendaftaran dan apa saja syarat pencalonan, pria asli Kabupaten OKU Timur ini menuturkan untuk hal itu akan dilakukan rapat lebih lanjut.

“Jelasnya calon ketua Golkar Prabumulih miliki PDLT, harus punya prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Musda DPD Golkar Prabumulih yang tak lama lagi digelar sepertinya bakal seru. Pasalnya, sejumlah nama bakal meramaikan perebutan tampuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu di kota Prabumulih.

Sejumlah nama dikabarkan akan merebut kursi ketua Golkar Prabumulih antara lain Syamdakir Edy Hamid ST HM, M Erwadi ST MM, Daud Rotasi SSos, Sutarno SE, Firlandia Muchtar dan Welizar SE. Tak kalah ketinggalan Ir H Ridho Yahya MM dikabarkan bakal kembali mencalonkan diri menjadi ketua DPD Golkar Prabumulih untuk periode ketiga kalinya. (nr/eds/red)

Related posts

Leave a Comment