oleh

Ekonomi Keluarga Harus Bangkit Ditengah Pandemi Covid 19

SEKAYU, MS – Pandemi saat ini masih melanda seluruh dunia khususnya Indonesia. Pandemi ini sangat berdampak sekali pada perekonomian seluruh lapisan masyarakat.
Namun, ini masyarakat untuk tidak berdiam diri dalam keadaan seperti ini. Bangkit ditengah pandemi ini upaya untuk memulihkan kembali perekonomian keluarga.
Hal itu dilakukan Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin untuk melakukan perubahan dalam membangkitkan perekonomian dengan melaksanakan kegiatan usaha ekonomi keluarga dengan menggelar Pelatihan Desain Kemasan dan Administrasi UP2K PKK.

Plt Ketua TP PKK Kabupaten Muba Susy Imelda Beni Hernedi, menuturkan, usaha peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) adalah suatu program yang bertujuan untuk lebih meningkatkan peran kader, dalam membantu keluarga mewujudkan kesejahteraan peningkatan usaha ekonomi mikro dan kecil serta untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

“Melalui kegiatan pelatihan desain kemasan dan administrasi UP2K PKK, diharapkan agar para kader dapat menciptakan kemasan yang menarik dan meningkatkan daya jualnya. Kemudian diharapkan adanya pembenahan terhadap administrasi, yang dapat ditata dan dikelola dengan tepat dan benar secara terus menerus dan berkelanjutan. Sehingga kapasitas organisasi bisa meningkat sejalan dengan tantangan zaman dan dinamika masyarakat yang semakin meningkat,” ujar istri Plt Bupati Muba ini.

Lanjut Susy, desain kemasan merupakan identitas visual sebuah brand dalam rangka membangun persepsi positif tentang produk. Maka dari itu desain kemasan harus dibuat menarik agar produk dapat menang dipasaran. Saat akan dilakukannya transaksi jual dan beli, langkah pertama harus mengetahui produknya, kemudian mencari yang spesifik, setelah itu konsumen akan menyeleksi yang tampilan visualnya paling baik. Hal inilah yang membuat branding dan packaging menjadi hal yang sangat penting.

Bahkan berdasarkan survei 85% dilihat dari kemasan kemudian mutu dari produk. Jadi kemasan dan juga mutu dari produk harus sama baik dan menarik. Kemasan yang baik harus disertai berbagai informasi dengan mencantumkan label, kandungan gizi, tanggal kadaluarsa, alamat produksi, komposisi dan lainnya yang memuat informasi terkait dengan produk.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menimbulkan banyak manfaat dan juga pengetahuan bagi kita semua. Harapan kami melalui kegiatan ini dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus merupakan forum belajar berwirausaha dan meningkatkan keterampilan usaha ekonomi produktif keluarga,”ungkapnya.

Ketua Pokja II Herliyani Yusuf menyampaikan, Pelatihan Desain Kemasan dan Administrasi UP2K PKK dalam rangka untuk mensejahterakan usaha ekonomi keluarga.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UP2K PKK dalam mengelola usahanya, dapat menciptakan desain kemasan yang menarik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan pemasaran,” tandasnya. (novas)

News Feed