You are here
Empat Napi Positif Narkoba DAERAH HEADLINE 

Empat Napi Positif Narkoba

LUBUKLINGGAU, MS -Tim Gabungan (Timgab) yang terdiri dari Polres Lubuklinggau, BNN dan Subdenpom menggelar razia seluruh kamar warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Lubuklinggau. Dalam razia tersebut ditemukan empat narapidana positif menggunakan narkoba.

Kalapas Kelas IIA Lubuklinggau, Imam Purwanto mengatakan saat razia petugas gabungan melakukan test urine kepada 20 warga binaan kasus narkoba, hasilnya empat orang dinyatakan positive narkoba. Keempat warga binaan yang positive narkoba itu, satu berasal dari Curup Provinsi Provinsi Bengkulu dan tiga lainnya berasal dari Kabupaten Muratara. “Untuk tindak lanjutnya akan di proses di Polres Lubuklinggau,” ujarnya.

Selain ditemukan empat napi positif narkoba juga ditemukan benda lainnya, hal itu dikarenakan dilakukannya pemeriksaan di dalam sel, para narapidana terlebih dahulu diperiksa satu per satu dan disuruh keluar. Dalam razia itu anggota gabungan melakukan razia di dua blok Bougenvile dan Cempaka. Hasil di blok Bougenville petugas menemukan puluhan korek api, alat cukur, dua baterei Hanphone (HP).

Kemudian pemotong kuku, gunting, ikat pinggang, obat-obatan, uang tunai sebesar Rp 1,25 juta. Lalu di sel 21 petugas menemukan dua Hp lalu di sel 24 menemukan dua buah Hp, kemudian di sel 25 petugas menemukan 5 buah Hp. Sedangkan di Blok cempaka petugas menemukan tujuh buah Hp, empat power bank, hadset, 10 korek api, tiga baterei HP, ikat pinggang, lima buah casan dan peralatan lainnya.

Lanjutnya, hal itu diduga disebabkan karena tembok dinding pengamanan Lapas Lubuklinggau hanya setinggi 3,5 meter. “Jadi mungkin ada upaya pelemparan dari luar ke dalam,” ungkapnya Kamis (9/8).

Masih kata Imam, berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya jika selama ini ada oknum pegawai yang sengaja membantu warga binaan memasukan Hanphone (HP) kedalam lapas.

“Oknum itu sendiri sudah kita amankan dan dibawa ke Kantor Wilayah Palembang. Dia juga sudah dihukum disiplin inisialnya S, tapi masih tidak kapok. Padahal yang bersangkutan bulan Desember akan pensiun,” paparnya.

Ditambahkannya, jika program bersih-bersih Hanphone, Pungutan Liar dan Narkoba (Halinar) yang digelar ini menindaklanjuti perintah dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

“Salah satu bentuknya MoU Februari lalu kita laksanakan dengan ka Polres Lubuklinggau untuk melaksanakan razia bersama,” pungkasnya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment