oleh

Guru Honorer SMA dan SMK Minta Uang Transport Tidak Dihapus

PRABUMULIH, MS – Terkait perpindahan pengelolaan SMA dan SMK yang diambil provinsi, sejumlah guru honorer berharap agar uang transport yang selama ini diberikan Pemkot Prabumulih tetap didapatkan.

Menurut salah satu guru honorer, Apriyani SE mengatakan, selama ini uang transport sangat membantu perekonomian rumah tangga puluhan pegawai dan guru.

“Uang transport sangat berarti bagi kami guru honorer. Kalau dihapus oleh pihak provinsi, jelas sangat merugikan. Apalagi uang transport bisa membantu pendapatan para guru honorer yang notabane nya gajinya tidak seberapa besar,” katanya akhir pekan kemarin.

Yani menambahkan, setiap bulan uang transport yang diterima dari pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih sebesar Rp 300 ribu perbulannya. “Sebulan Rp 300 ribu dan diambilnya tiga bulan sekali. Dari bantuan ini, Alhamdulillah bisa sedikit membantu untuk belanja sembako,” terangnya.

Terkait keluhan guru honorer, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), HM Rasyid SAg MM melalui Kabid Pendidikan Sekolah Menengah (Dikmen), Irawan Supmidi SPd MM mengungkapkan, kalau pihaknya terus memperjuangkan agar uang transport para guru honorer di sekolah SMA dan SMK tetap diberikan pihak provinsi. “Kita sudah sampaikan ke pihak provinsi, agar uang transpoort yang selama ini diberikan tetap ada,” pungkasnya. (nor)

News Feed