You are here
Hadapi ASIAN Games, Dishub Lakukan Kajian Dampak Lalu Lintas HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Hadapi ASIAN Games, Dishub Lakukan Kajian Dampak Lalu Lintas

PALEMBANG, MS – Dalam rangka menyambut Asian Games XVIII, Kota Palembang sebagai tuan rumah kedua setelah DKI Jakarta melakukan banyak persiapan, diantaranya mengenai rekayasa arus lalu lintas yang akan terjadi pada ajang Olahraga Akbar se-Asia tersebut. Untuk itu, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan dan Polisi Daerah Provinsi Sumatera Selatan mengadakan rapat Koordinasi Traffic Board Provinsi Sumatera Selatan dalam Rangka Optimalisasi Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) , di Aula Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (28/2/2017).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar mengatakan bahwa tema rapat adalah Andalalin dan juga koordinasi forum lalu lintas dalam menghadapi Asian Games 2018. “Dinas Perhubungan dalam forum lalu lintas akan mengoptimalkan kembali mengenai bagaimana Andalalin dalam lalu lintas agar dapat terkelolah dengan baik, sehingga dapat mengakali dan memberikan solusi mengenai traffic dalam pelaksanaan Asian Games berjalan dengan lancar”, katanya.

Lebih jauh, Nasrun Umar menjelaskan bahwa menyambut penyelenggaraan Asian Games 2018 di kota Palembang, banyak dilakukan pembangunan. Pembangunan itu, membuat Dinas Perhubungan melakukan kajian-kajian dampak lalu lintas, karena itu konsekuensi dari tata penggunaan lahan baru.

“Kota palembang telah banyak memiliki pembangunan Infrastruktur, karena itu dampak dari pembangunan LRT akan terjadi kemacetan. Hal tersebut, menjadi tugas dinas perhubungan untuk mengeliminasi kemacetan dari dampak pembangunan”, pungkasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol R Slamet Santoso menerangkan bahwa untuk penyelesaian suatu permasalahan mengenai lalu lintas tidak hanya bisa ditangani satu institusi, tapi harus sinergitas antara instansi yang lain. Sinergitas dilakukan oleh , dinas perhubungan, polisi, dinas kesehatan, dinas PU dan Dinas Dikti.

“Sinergitas tersebut disebut sebagai lima pilar dan merupakan satu kesatuan yang menangani permasalahan tentang angkutan jalan”, terangnya.

Mengenai penyebab kemacetan yang terjadi di Sumatera Selatan, Kombes Pol R Slamet Santoso menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya volume kendaraan, kapasitas jalanan, penggunaan tata lahan yang kurang pas, perilaku kendaraan yang tidak tertib dan kondisi jalan yang rusak.

“Diperlukan sinergitas dari masing-masing institusi, seperti dari Polda Sumsel yang membentuk Subdit Kamsel, secara teknis akan berkordinasi dengan Kasi Andalalin yang ada di Dinas Perhubungan ditingkat provinsi”, tutupnya. (ZA)‎

Related posts

Leave a Comment