oleh

Hati-hati Fenomena Default Mode, Dapat Sebabkan Banjir dan Longsor

LUBUKLINGGAU, MS – Fenomena Default Mode yang kini sedang terjadi, menyebabkan curah hujan di sejumlah wilayah, khususnya di wilayah Pantai Barat Sumatera, termasuk hingga ke Kota Lubuklinggau yang kini telah merasakan cuaca ekstrim. Kondisi ini pun, diprediksi akan tejadi hingga 3 bulan kedepan atau hingga akhir tahun 2016.

Kepala Informasi BMKG Klas I Kenten, Palembang, Indra Purna menjelaskan, untuk tahun ini pada bulan Oktober hingga Desember 2016, akan terus terjadi hujan dengan intensitas yang mungkin jauh lebih tinggi dibandingkan biasanya.

“Saat ini ada aktivitas badai tropis di sebelah utara Indonesia. Dengan begitu, ada tarikan angin hingga terjadi yang namanya fenomena Default Mode yang relatif kuat. Sehingga, pembentukan awan banyak terjadi di Pulau Sumatera dan menyebabkan bertambahnya curah hujan hingga dua kali lipat. Bahkan, hati-hati juga, sebab fenomena ini bisa berimbas pada banjir dan longsor,” ungkapnya, Kamis (20/10).

Sementara itu, Koordinator Tagana Kota Lubuklinggau, Indra Syafei mengaku, pihaknya telah menyiagakan Satuan Tugas (Satgas), guna mengantisipasi adanya bencana.

“Posisi kita sekarang siaga. Jadi, dari personil hingga peralatan kita siapkan. Hal ini, untuk menyikapi kondisi kurang bersahabatnya cuaca yang terjadi. Tapi, kita lebih mengedepankan fungsi Tagana, dan seminggu ini kita telah waspada,” ujarnya. (sen)

News Feed