You are here
Ibu-ibu Pengajian Ikut Lomba Mengkafani Jenazah DAERAH HEADLINE 

Ibu-ibu Pengajian Ikut Lomba Mengkafani Jenazah

LUBUKLINGGAU, MS – Kali ketiga festival ramadan musabaqoh tilawatil quran (MTQ) tingkat ibu-ibu pengajian binaan PKK Lubuklinggau digelar. Kemarin (5/6) kegiatan tersebut dibukan dan diselenggarakan di masjid Agung As-Salam Lubuklinggau.

Sejumlah peserta ikut serta meramaikan kegiatan lomba tersebut. Bahkan untuk kali ketiga gelaran acara festival Ramadan MTQ tingkat Ibu-ibu pengajian, terdapat sejumlah lomba tambahan yang digelar yakni lomba mengkafani jenazah, lomba adzan dan lomba membaca surat pendek.

“Acara ini diselenggarakan bermula saat ibu-ibu aktif belajar ngaji melalui kegiatan binaan PKK di tiga titik yakni di masjid Agung As-Salam, masjid Agung Alhidayah, dan rumah Dinas walikota,” kata Ketua TP PKK Lubuklinggau, Hj Yetty Oktarina Prana.

Menurut dia, dari pengajian-pengajian binaan itu bukan hanya belajar mengaji saja. Namun semua pelajaran agama dipelajari. Bahkan banyak ibu-ibu yang sudah lulus mengaji dan mereka tidak punya wadah untuk menyalurkan bakat.

“Mau ikut lomba MTQ resmi tidak mungkin, karena secara usia sudah lewat batas,” bebernya.

Jadi karena para ibu-ibu ini sudah punya hafalan dan rata-rata sudah mahir. Maka mereka pun mendatanginya dan mencentuskan ide untuk membuat lomba sendiri yang pesertanya adalah ibu-ibu binaan PKK kota Lubuklinggau.

“Acara tahun iniĀ  sudah kesekian kalinya, tahun lalu kita dibantu oleh Kesra dan tahun ini juga dibantu oleh Kesra untuk masalah anggarannya. Minggu pertama ini kita akan bagi kelompok-kelompok tadarusan, diminggu kedua berkumpul lagi untuk pelaksanaan lombanya,” jelasnya.

Sementara itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menjelaskan mengenai loma mengurus jenazah bisa diikuti 72 Kelurahan. “Harusnya seluruh kelurahan ngirim. Alangkah indah, sudah ada kelompok yang ngurus ini. Ini bisa juga diurus oleh Ibu-ibu,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini untuk meningkatkan kompetisi, supaya dapat mengukur daripada potensi yang dimiliki. Lalu mengetahui mana yang baik dan benar. Termasuk kegiatan ini untuk silaturahmi. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment