You are here
Jadi Tersangka, Camat TPK Masih Bebas Ngantor HEADLINE KRIMINAL 

Jadi Tersangka, Camat TPK Masih Bebas Ngantor

MUSIRAWAS, MS – Proses hukum kasus dugaan penganiayaan dilakukan oknum Camat Tiang Pumpung Kepungut (TPK), DN terhadap Ketua PPK TPK, Tanzilal Azizilrohim (39) dipertanyakan.

Pasalnya pihak Polres Musi Rawas (Mura) dinilai kurang transparan dalam pelaksanaan proses hukum terhadap oknum camat tersebut. Terlebih saat ini DN yang sempat diamankan oleh pihak Polres Lubuklinggau tidak dilakukan penahanan.

“Jadi apa statusnya, kok sudah bisa pulang ke rumah,” demikian diungkapkan Tanzilal, didampingi rekannya Abdul Aziz, kepada sejumlah awak media, Kamis (9/5/2019).

Menurut Tanzilal, selaku korban dirinya sudah menjalani pemeriksaan dan memberi keterangan yang jelas. Bahkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) juga sudah ditandatangani. “Aku bingung, mengapa mereka dilepas,” tanya Tanzilal.

Menanggapi hal ini Kapolres Mura, Suhendro, melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu, menegaskan bahwa oknum camat sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Oknum camat sudah kita tetapkan sebagai tersangka, ini hanya kasus tindak pidana ringan (tipiring) dan kita kenakan pasal 352,” jelasnya.

Tak hanya itu Wahyu juga menjelaskan penyidik sudah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan pemilik rumah. Dan sejauh ini berdasarkan keterangan pemilik rumah tidak ada upaya penusukan.

“Memang ada rekan camat yang memeluk korban tetapi itu hanya untuk melerai, hasil vidum sudah kita dalami. Karena pasal yang dikenakan tipiring maka tersangka tetap bisa beraktifitas dikantor sebagai mana biasanya. Tinggal menunggu jadwal sidang dari pengadilan,” jelasnya.

Sekedar mengingatkan kasus ini bermula dengan upaya pemberian uang pelicin (money politik) yang diberikan oknum camat kepada ketua PPK TPK untuk menggelembungkan suara caleg DPR RI Nomor urut 1 dari partai Nasdem M dan caleg DPRD Provinsi nomor urut 1 dari Nasdem, NF yang tak lain adik kandung Bupati Mura. (dhia)

Related posts

Leave a Comment