You are here
Kapolri, Kapolda, dan Gubernur Musnahkan 414 Pucuk Senjata Api HEADLINE KRIMINAL 

Kapolri, Kapolda, dan Gubernur Musnahkan 414 Pucuk Senjata Api

PALEMBANG, MS — Sebanyak 414 pucuk senjata yang terdiri dari 247 senjata Laras panjang dan 167 senjata api Laras pendek dimusnahkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan. Hadir dalam pemusnahan Senpira, Kapolri, Jendral Pol Tito Karnavian, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dan Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Agung Budi Martoyo.
“Jumlah Senjata api rakitan (Senpira) yang didapat tersebut merupakan hasil dari operasi Senpi Musi 2016. Selain itu, sebanyak 146 pucuk senjata dan 4063 amunisi butir dari berbagai caliber berhasil disita Polda Sumsel dari pelaku pencurian dan kekerasan atau Begal,” kata Irjen Pol. Agung Budi Martoyo, dalam sambutannya, Senin (09/01/2017).
Ia menjelaskan bahwa pemusnahan Senpira itu merupakan hasil operasi Senpira Musi yang dilakukan Polda Sumsel sejak Mei hingga Desember 2016. Bahkan Polda Sumsel telah memusnahkan Senpira pada 18 April 2016 lalu. “Sebelumnya, Polda Sumsel telah memusnahkan Senpira pada 18 April lalu dan sebanyak 1.221 pucuk dengan rincian 915 Senpira Laras Panjang dan 306 Senpira Laras Pendek,” jelasnya.
Sementara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebutkan bahwa masalah Senpira yang terjadi di masyarakat seperti teori gunung es, dimana kasus yang muncul merupakan hanya yang terlihat. “Diperlukan langkah tegas terhadap masalah puncak tersebut baik melalui tindakan pro-aktif dan persuasif kepada masyarakat,” tuturnya.
Jendral yang putra daerah Palembang juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Polda Sumsel cukup efektif untuk menyelesaikan masalah Senpira dan selain itu Polda Sumsel harus memberikan tindakan tegas terhadap pelaku Begal. “Pihak kepolisian harus melakukan kampanye kepada masyarakat untuk tidak memproduksi Senpira dengan sosialisasi dan kanalisasi,” pungkasnya. (ZA)

Related posts

Leave a Comment