You are here
Kartini Zaman Now Jadi Inspektur Upacara DI SMA I Sanga Desa DAERAH HEADLINE 

Kartini Zaman Now Jadi Inspektur Upacara DI SMA I Sanga Desa

MUSI BANYUASIN, MS – Memperingati hari kelahiran Raden Ajeng Kartini pada tanggal 21 April setiap tahunnya, para ibu guru di SMA Negeri I Sanga Desa menggelar upacara. Bahkan, semua petugas upacara adalah guru wanita dan siswi dengan memakai kebaya dan rok batik. Demi mengenang Pahlawan Emansipasi dan perjuangan perempuan yang dikenal dengan karangannya “Habis gelap Terbitlah Terang” hal ini terlihat saat upacara bendera yang berlangsung di halaman sekolah SMA I Sanga Desa, Senin (23/4/2018).

Kali ini yang menjadi Pembina atau Inspektur Upacara (Irup) adalah Fatmawati,Spd seorang Guru Wali kelas XII IPA 1. Ketika kata sambutannya dihadapan para peserta upacara berlansung dirinya pun mengenang dan bertutur tentang sejarah perjuangannya Kartini.

“RA Kartini adalah pahlawan wanita Indonesia, pejuang emansipasi wanita Indonesia yang harus kita teladani. Kalau dahulu kedudukannya atau hak-hak wanita tidak sejajar dengan kaum lelaki dalam menuntut ilmu. Namun berkat jasa dari RA Kartini, dengan berbagai perjuangannya kemudian berdirilah sekolah kaum wanita pertama di Indonesia. Akhirnya wanita Indonesia derajatnya bisa sama dengan kaum lelaki dalam beraktifitas dan menuntut ilmu,” jelasnya.

Fatmawati pun menambahkan, makna dari peringati hari Kartini adalah bagaimana cara wanita menerapkan dari makna emansipasi itu secara hakiki dan tidak melebih kodratnya sebagai wanita atau perempuan itu sendiri.

“Kartini Zaman Now (wanita sekarang, red) harus bisa wujubkan cita-cita mulia dari Kartini tempo dulu. Dan kaum wanita sekarang harus bisa implementasikan cita-cita itu pada era sekarang dengan mengisinya dengan kegiatan bermanfaat dan berbagai hal positif,” imbuhnya.

Sementara itu seusai upacara, Sera Maulidya Siswi Kelas X IPA 2 yang menjadi pemimpin upacara saat berbincang dengan wartawan mengatakan bahwa sebagai seorang siswi mereka sangat bersyukur berkat jasa RA Kartini. Hingga kaum perempuan bisa mengenyam pendidik formal disekolah seperti dirinya dan teman-teman sebayanya.

“Sebagai kaum perempuan kami sangat senang dan bersyukur sekali berkat jasa pahlawan RA. Kartini,dan anak-anak putri bisa sekolah seperti sekarang. Sehingga derajat kaum perempuan itu bisa setara dengan anak laki-laki.Yang dulunya anak putri tidak bisa sekolah,tapi dizaman sekarang kami selaku remaja putri,bisa sekolah dan mengejar cita-cita kami sama seperti kaum laki-laki. Bisa berekspresi dan berinovasi dalam mewujubkan cita-cita sama seperti laki-laki,tidak ada pembatasan antara lelaki dan wanita dalam menuntut ilmu,” ungkapnya. (SBA)

Related posts

Leave a Comment