You are here
KEK Tanjung Api-Api Dilirik Invsertor Asal China BISNIS 

KEK Tanjung Api-Api Dilirik Invsertor Asal China

Pose bersama
Pose bersama

 

Palembang, MS – Tanjung Api-Api yang terletak di Kabupaten Banyuasin merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Kawasan tersebut banyak dilirik oleh para investor yang ingin menanamkan modalnya. Selain, memiliki manfaat bagi investor dalam hal fiskal dan non-fiskal. KEK Tanjung Api-Api ini berdekatan dengan sumber daya alam gas bumi dan batubara serta memiliki akses utama Sumatera bagian Selatan ke alur laut kepulauan Indonesia satu.

Salah satu investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya adalah PT Qianhai United Development and Invesment Holding Co Ltd. Perusahaan tersebut merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah di Kota Shenzen, Tiongkok. Dalam rapat di Griya Agung (Rumah Dinas Gubernur Sumsel), Hang Shaohui selaku Chairman Pt Qianhai mengatakan, pihak PT Qianhai sangat serius untuk melakukan investasi di Provinsi Sumsel, khususnya di kawasan KEK Tanjung Api-Api. “Kita akan pelajari investasi di Sumsel ini khususnya di Tajung Api-Api,” ujar Hang Shaohui, kemarin.

Senada, Tri Harsono, Head of Indonesia Invesment and Trader Organization mengatakan kedatangan BUMD dari Kota Shenzen, Tiongkok, PT Qianhai United Developement and Invesment adalah dalam rangka melakukan penanaman modal asing/investasi di Provinsi Sumsel. “Pihak PT Qianhai tertarik untuk berinvestasi di KEK Tanjung Api-Api,” ungkapnya.

Terkait bidang investasi yang akan ditanamkan PT Qianhai, Tri Harsono belum bisa memastikan, rapat yang diselenggarakan masih membahas seputar izin dan syarat investasi di Provinsi Sumsel. Namun, dalam rapat tersebut PT Qianhai membicarakan terkait pembangunan Fiber Optic. ”Sejauh ini PT Qianhai tertarik untuk menanamkan investasi dalam pembangunan Fiber Optic,” jelasnya.

Ketika ditanya berapa besar dana investasi yang ditanamkan? Tri Harsono belum mengetahui. Hal tersebut bisa diketahui dalam jangka waktu satu sampai dua bulan. ”Diharapkan dalam waktu 1 sampai 2 bulan, Pihak PT Qianhai akan memberikan kabar mengenai aspek dan bidang yang akan diinvestasikan kepada Pemrov. Sumsel,” imbuhnya. (za)

Related posts

Leave a Comment