You are here
Kepengurusan PCNU Muba Resmi Dilantik DAERAH HEADLINE 

Kepengurusan PCNU Muba Resmi Dilantik

SUNGAI LILIN, MS – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Banyuasin masa khidmat 2018-2023 resmi dilantik, Senin (8/4/2018). Acara pelantikan sekaligus peresmian Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sungai Lilin serta peringatan Isra’ Miraj’ Nabi Muhammad SAW dihadiri langsung Ketua PBNU, Prof DR KH Said Aqil Siroj MA di halaman Kantor MWC NU Sungai Lilin.

Dalam sambutannya, Kiai Said berpesan agar warga Nahdliyin dalam menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat dengan penuh santun dan dapat menggunakan prinsip melestarikan tradisi yang baik, serta mengambil hal baru yang lebih baik.

“Seperti halnya kisah seorang da’i, ia tidak menghancurkan sebuah menara yang dulunya menjadi tempat sesembahan orang Majusi, tetapi kemudian justru bangunan menara tersebut tetap dilestarikan dan diubah fungsinya menjadi tempat untuk mengumandangkan adzan,” terang Kiai Said.

Kiai Said juga menjelaskan, antara nasionalisme dan Islam kita selalu saling bertautan dan saling berdampingan.
“NU juga mengerti politik, namun berpolitik kebangsaan dan NKRI bukan politik praktis, harus berkomitmen berpolitik kebangsaan. NU tidak dibawah partai politik apapun , karena NU merupakan organisasi keagamaan bentengnya masyarakat,” pesannya.

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi yang turut dilantik sebagai penasehat PCNU Muba, dalam sambutannya mengatakan keberadaan NU ini sangat membantu pemerintah, guna membentengi masyarakat sekaligus membangun generasi yang cerdas dan religius.

“Kedepan Pemkab Muba akan turun tangan bantu menyelesaikan pembangunan kantor MWCNU Sungai Lilin, tentu perlu komunikasi dan hubungan yang baik dan kami tidak akan menelantarkan ataupun pembiaran apalagi membuat NU seorang diri, “tukasnya.

Beni mengatakan, pelantikan ini merupakan agenda rutin organisasi untuk restrukturisasi, kaderisasi, sekaligus memantapkan konsolidasi dan koordinasi. Pelantikan menjadi sebuah upaya penataan dan optimalisasi SDM organisasi.

“Pelantikan bertujuan untuk terlaksananya program yang merupakan amanat AD/ART dan peraturan organisasi, serta terselenggaranya kegiatan program keorganisasian dengan hasil yang baik,” jelasnya. (sba/ril)

Related posts

Leave a Comment