oleh

Kunjungi Yayasan Ilmu Permata Mulya Ma’had Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa, Ustadz Muhammad Wujud Ingin Dirikan Masjid

OKUTIMUR, MS – Ustadz Muhammad Wujud dari Magelang bersama rombongan melakukan kunjungan ke Yayasan ilmu permata mulya Ma’had Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa dan panti rehabilitasi narkoba.

Kedatangan ustadz tersebut disambut hangat Risman, Nicko Dimus dan Harun Yahya selaku pendiri Yayasan ilmu permata mulya Ma’had Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa dan panti rehabilitasi narkoba.

Disana, Ustadz Muhammad Wujud langsung meninjau pembangunan, tausiyah hingga sholat bersama.

“Kedatangan Ustadz Muhammad Wujud untuk silahturahmi. Insya Allah ustadz Muhammad Wujud akan mendirikan masjid di Yayasan ilmu permata mulya Ma’had Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa ini,” kata pendiri Yayasan ilmu permata mulya Ma’had Tahfidzul Qur’an Yatim dan Dhuafa
Nicko Dimus dan Harun Yahya, Senin 27 November 2023.

Sebelumya, Ketua TP. PKK Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta.,Sp.A., M.Kes. meninjau pembangunan Masjid dan Asrama Ponpes Tahfidz Qur’an dan Dhuafa dan Pondok Rehabilitas Pecandu Narkoba di Jln Pertanian, Desa Kromongan, Kecamatan Martapura, pada Senin, 13 November 2023.

“Para pecandu narkoba yang akan direhabilitasi nanti disini insya Allah akan sembuh dan bila nanti kembali ke masyarakat harus mempunyai keterampilan dan dapat hidup mandiri serta mampu menghidupi keluarganya,” kata dr Sheila Noberta.

Yayasan Ilmu Permata Mulia Pesantren Mengaji Al-Quran dan Tahfidz serta Dhuafa juga memberikan pembekalan ilmu mengembangkan bakat santri keterampilan, pelatihan, yang mudah-mudahan akan diterapkan di pesantren ini.

Yayasan ini merupakan salah satu pesantren yang secara penuh memberikan pendidikan tanpa pungutan biaya apapun kepada santri. Biaya operasional pesantren berasal dari donatur yang tersebar di seluruh Indonesia, juga donatur dari luar negeri.

Pada kesempatan ini juga dr. Sheila memberikan apresiasi terhadap kemandirian pesantren dan pondok yang mengadopsi International Islamic Studies. Menurut Duta Literasi OKU Timur, dengan menerapkan pendidikan semacam ini, kesempatan berkarir bagi para santri nantinya akan semakin luas.

“Dengan begitu pesantren ini nantinya akan memiliki alumni kuat yang tersebar di seluruh Indonesia. Nanti alumni juga bisa menjadi donatur untuk semakin mengembangkan pesantren,” kata dr.sheila.

Meski masjid baru akan dimulai dibangun, dr. Sheila berharap Masjid Umar bin Khattab nantinya tidak hanya bermanfaat untuk pesantren saja, tapi juga untuk masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, terkesan dengan pengelolaan pesantren Yayasan Ilmu Permata Mulia dr. Sheila juga menyampaikan kesediaannya untuk menjadi donatur tetap bagi Masjid dan pesantren ini.

“Tapi jangan dilihat nominalnya, besar atau kecil yang penting niatnya dulu, insya Allah, nanti kita bisa kolaborasikan dengan Rumah Ilmu PKK yang setiap hari Jum’at kami belajar mengaji dan memberikan ketrampilan menjahit, membuat makanan, seperti empek-empek, kue, dll, kami juga setiap Jum’at membagikan makanan dengan sebutan Jum’at berkah,” ujar dr. Sheila.

Ketua Yayasan Ilmu Permata Mulia Risman, S.Pd., M.M. dan Pembina Yayasan Harun serta pendiri pembangunan Nicko Dimus mengaku, senang dan bangga dengan keberadaan Pondok Pesantren Tahfidz Alquran dan Rehabilitasi Pecandu Narkoba, ia mengapresiasi upaya yang dilakukan Duta Literasi OKU Timur untuk umat.

“Apapun yang kita lakukan ini untuk umat. Kita bersatu antara pemerintah, pesantren dan masyarakat untuk umat,” Ajaknya.

Meski demikian, karena memberikan pendidikan secara gratis, kapasitas pesantren Tahfidz Alquran dan Rehabilitasi Pecandu Narkoba hingga saat ini baru mampu menerima 30 santri yang ikut mengaji dan mendengarkan tausiyah dan ada 8 santri aktif pecandu narkoba yang bertekad akan meninggalkan kebiasaan buruknya dimasa lalu. Yayasan berharap dengan semakin meningkatnya donatur dan kemandirian pesantren ini ke depan dapat mengasuh lebih banyak santri lagi. (Boy)

News Feed