oleh

Limbah Perusahaan Dalam Ambang Wajar

MUSIRAWAS, MS – Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Musirawas, Amrulah mengaku, untuk limbah sejumlah perusahaan karet dan sawit yang berada di Kabupaten Musirawas sampai saat ini masih standar atau masih dalam ambang batas baku mutu.

“Jadi, yang namanya pabrik karet dikeluhkan karena bau-nya, wajar saja. Tapi, dari enam perusahaan karet pengolahan sawit, kita amati masih dalam ambang batas atau skala wajar,” ungkapnya, Selasa (27/9).

Dijelaskannya, pencemaran lingkungan di Musirawas masuk kategori masih dalam ambang batas, karena rata-rata perusahaan karet dan kelapa sawit yang berada di Musirawas, pengolahannya tidak menggunakan bahan kimia.

“Limbah bahan-bahan alam organik tidak bahaya. Sisa sawit dan pengolahan karet rata-rata itu alami, misalnya karet cuma dicuci, dicincang, kemudian diolah. Bahkan, COD kandungan karbonnya, diketahui juga saat didalam air masih normal. Lain halnya, jika itu pabrik timah dan pabrik tambang emas, dipastikan menggunakan bahan kimia,” jelasnya.

Namun, meskipun masih dalam batas aman, setiap pabrik yang berada di Musirawas, sampai saat ini selalu diawasi oleh BLH. “Yang jelas, setiap perusahaan yang beroperasi disini selalu kita pantau,” ungkapnya. (sen)

News Feed