You are here
Masyarakat Pertanyakan Hasil Reses Dewan HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Masyarakat Pertanyakan Hasil Reses Dewan

LUBUKLINGGAU, MS – Perwakilan warga di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur II baik Lurah,RT,Karang Taruna dan Ketua RT mempertanyakan kapan hasil reses DPRD Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan, pasalnya beberapa kali melaksanakan reses namun masyarakat belum melihat realisasinya dilapangan.

“Masalah reses kapan pelaksanaannya tidak tahu,realisasinya kapan, saya sudah beberapa kali ikut Reses ikut Musrenbang, Jalan dekat rumah saya itu kapan dibangun pak, jalan Maluku itu sudah rusak parah,” cetus Ketua Karang Taruna Kelurahan Jawa Kanan SS,Unsriani,saat reses anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara, di aula Kecamatan Lubuklinggau Timur II, kemarin (29/3/2017).

Ia juga mengeluhkan tidak adanya dana bantuan untuk kegiatan dari pemerintah, sehingga selalu menguras uang pribadi untuk membiayai kegiatan olahraga dan lainnya baik LPM maupun Karang Taruna kelurahan.

“Jangan iya-iya saja, kami ini serius pak tekor kami pak lamo-lamo,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta reses lainnya.

Sementara, Lurah Cereme Taba, Hendri kepada para anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil VIII meminta agar dibangun siring atau drainase sebab dari 1.5 miliat dana dati SPBD Provinsi tak satupun dibangun diwilayahnya.

“Bahwa 2500 drainase di bangun di Lubuklinggau,tidak ada ditempat kami, siring itu sangat dibutuhkan karena derasnya air bisa buat jebol rumah warga,dulu pernah ada makan korban meninggal,  alangkah bagusnya dibangun siring di Cereme Taba,” pinta Hendri.

Menurut Hendri, di Kelurahan Cereme Taba, belum ada bantuan yang spektakuler yang benar-benar membangun, sementara dana APBD Kota yang ada tidak cukup untuk membangun fisik.

“Kami telah bekerjasama dengan pelaku usaha untuk buat siring,alhamdulillah bisa bangun siring sedikit, nah bantuan dari provinsi belum ada ditempat kami,” keluhnya.

Terpisah, koordinator reses Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil VIII, Hasbi Asadiki saat diwawancarai usai reses menegaskan bahwa realisasi hasil reses tidak semuanya berbentuk program fisik namun bisa juga non fisik. Namun,semua usulan disampaikan kepada Gubernur Sumsel.

“Semuanya kita sampaikan dengan Pemprov, ini pak hasil reses kami warga minta ini minta itu, kemudian diputuskan mana prioritas mana yang harus ditangani mendesak dulu, dan tidak semuanya fisik bisa juga non fisik,” pungkasnya. (Dhiae)

Related posts

Leave a Comment