You are here
Mediasi Antara PT CPGL dengan Warga Belum Hasilkan Kesepakatan DAERAH HEADLINE 

Mediasi Antara PT CPGL dengan Warga Belum Hasilkan Kesepakatan

MUSI BANYUASIN, MS – Mediasi terkait masalah terhadap sebagian tanah milik H Asir seluas 1.250 meter persegi yang tergusur karena aktifitas Pengeboran PT.CPGL di area Driling (pengeboran) Gate 10 Well Suban #18, beberapa bulan yang lalu diduga menyebabkan tanam tumbuh berupa 56 batang karet milik H Asir rusak dan rata dengan tanah belum ada hasil kesepakatan.

Upaya mediasi permasalahan lahan warga desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin, diduga over Dozing oleh pihak PT.Conoco Phillips Grisik Ltd PT.CPGL dipimpin langsung Camat Sanga Desa bersama pihak PT.CPGL. Hadir pada kesempatan itu, Kapolsek Sanga Desa dan Kapolsek Batang Hari Leko, Jajaran Polres Muba. Mediasi berlansung dikantor PT.CPGL Suban Plant, Jumat (24/8/2018).

Ketika memimpin mediasi, Camat Sanga Desa.Debby Heryanto.S.STP.Msi berharap pada H Asir agar bisa memikirkan kembali tuntutanya sehingga persoalan ini tidak berlarut.

“Harapan saya pada bapak H.Asir dalam satu atau dua hari ini bisa memikirkan kembali tawaran dari PT.Conoco, mengingat upaya dari pihak PT.Conoco sudah memiliki etikad baik dengan memberikan permintaan maaf sebesar Rp.20 juta berupa tali asih atau sebagai tepung sitawar sedingin. Sedangkan untuk ganti kerusakan sebesar RP.280 juta. Harapan saya kepada bapak H.Asir kedepanya bisa memikirkan kembali mengenai nominal tuntutanya,dan nominal yang ditawarkan oleh pihak PT.Conoco yang sudah sesuai dengan tuntutan bapak H.Asir sebelumnya,” harapnya.

Sebelumnya pihak PT.CPGL ketika Mediasi, dihadiri oleh beberapa orang utusan perusahaan, telah berupaya menyampaikan paparan terkait masalah Over Dozing dan etikad penyelesaian dari pihak perusahaan. Senior Manager Relations Ari Dwi Permana didampingi oleh Field Goverment Relations, Edi Pahrudin mengatakan hanya bisa memenuhi ganti kerusakan sebesar RP 280 juta ditambah Rp.20 juta sebagai permintaan maaf dari pihaknya.

“Kami berusaha menyampaikan keputusan dari pihak management atau pimpinan perusahaan. Sesuai permintaan dari Pak Haji Asir pada awalnya, dengan beberapa kali pertemuan. Pertemuan dengan Pak haji dirumah kades, kami laporkan hal itu kepada pimpinan. Hingga sedikit memakan waktu, namun nampaknya pak haji sedikit kesal dengan limit waktu tersebut. Kami juga maklum, tetapi harapan kami pak haji Asir bisa memaklumi kondisi dan nominal yang kami sampaikan,” ungkapnya.

Namun upaya mediasi berjalan cukup alot antara pemilik lahan dan PT.CPG, hingga belum menemukan solusi penyelesaian dikarenakan pihak H.Asir masih kukuh menuntut ganti rugi atas kerusakan tersebut sebesar Rp1,6 miliar.

“Saya tetap dengan tuntutan saya waktu pertama kali yakni sebesar Rp1,6 M. Karena saya sebagai rakyat kecil merasa sudah dipermainkan oleh pihak Conoco yang terkesan sangat berbelit-belit dalam menyelesaikan permasalahan ini. Sehingga memakan waktu hampir 9 bulan. Dulu memang saya sudah menurunkan tuntutan saya, diangka Rp.280 juta. Tapi pihak PT Conoco sudah mengingkari perjanjian yang sudah dibuat oleh kades, untuk memenuhi perjanjian dalam tempo satu bulan. Saya merasa tersinggung sekali dengan ucapan perwakilan dari perusahaan, yang pernah mengatakan kalau mau diganti silakan, tidak tau ya sudah biar persoalan ini. Dan sekarang saya maunya persoalan ini berlanjut hingga ke ke tingkat yang lebih tinggi. Bila perlu sampai ke Presiden,“ kata H Asir didepan Camat Sanga Desa.

Sementara itu ditempat yang sama, Kapolsek Sanga Desa Iptu Zanzibar Z bersama Kapolsek Batang Hari leko, AKP Sofyan Affandi yang hadir saat mediasi mengimbau kepada pihak penuntut dalam hal ini pihak H.Asir bersama keluarganya agar selama proses negoisasi tidak melakukan tindakan atau hal-hal yang dapat menimbulkan dan memicu unsur konflik atau tindakkan melawan hukum yang dapat membahayakan dan merugikan objek vital negara.

“Kami juga mendapat perintah langsung dari Kapolres agar segera mengamankan Obvit (Objek Vital Negara, red) serta menjaga dan menciptakan suasana kondusif ditengah masyarakat,” tegasnya. (sba)

Related posts

Leave a Comment