You are here
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Secara Simbolis Bagikan KIP, serta Meninjau Persiapan UNBK ADVETORIAL 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Secara Simbolis Bagikan KIP, serta Meninjau Persiapan UNBK

 

20170320_102307-1024x576

20170320_105019-1024x1820

 

20170320_105256-1024x576

PALI, MS – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Muhadjir Effendy mengunjungi Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta meninjau persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), siswa di Bumi Serepat Serasan.
Kunjungan ini didampingi Wakil Gubernur Sumsel Ir Ishak Mekki MM, Dirjen Kebudayan staf kementrian lainnya, kunjungan ini ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Unggulan dan Sekolah Menengah Atas Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Talang Ubi, dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tanah Abang.

Prof Dr Muhadjir Effendy MAP Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan bahwa kunjungan ini langsung kebumi serepat serasan hanya merespon keinginan Bupati, serta membantu 8 ribu sarana prasana sekolah, yakni Meja dan kursi secara bertahap. Kemudian pembangunan SMK pada tahun 2018 paling tidak ada dua yang akan didirikan di Kabupaten PALI. Sisanya berupa bantuan penambahan ruang kelas baru.

“Bukan hanya memberikan bantuan sarana dan prasana saja, disini melalui program Presiden RI, Kementri langsung membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara simbolis sekaligus mendeklarasikan UNBK, ” ucapnya.

Bupati PALI Heri Amalindo mengungkapkan bahwa pada kesempatan yang baik ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyaksikan pembagian dana percepatan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan meninjau persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dalam persiapan ini kami menyadari masih banyak kendala. Tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pelaksanaan UNBK di Kabupaten PALI sukses dan lancar.

” Seperti apa yang telah disampaikan Bapak Menteri, walaupun anggaran terbatas namun Alhamdulilah tentunya kami ingin menyamai kabupaten lain yang sudah lama berdiri. Harapan kami, Bapak bisa membantu kami agar kami bisa ” berlari cepat, untuk pembagunan gedung SMK, kita berbagi tugas, Bupati Pali menyiapkan tanah dan lokasinya, Kemendikbud menyiapkan anggaran pembangunannya,” ujarnya. Senin (20/3).

Dia menambahkan pesan Presiden Joko Widodo, dana Kartu Indoesia Pintar (KIP) yang akan dicairkan nanti benar-benar digunakan untuk kepentingan belajar. Jangan sekali-kali digunakan untuk membeli hal-hal yang tidak berhubungan dengan pendidikan. Dana KIP untuk membantu siswa-siswi khususnya yang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan sekolahnya. Rinciannya, SD 400 ribu, SMP 700 ribu dan SMA 1 Juta. Jika disalahgunakan KIP akan dicabut.

Sementara itu Bupati Pali Ir Heri Amalindo MM, mengucapkan terima kasih kepada menteri yang sudah berkesempatan datang ke Bumi Serepat Serasan sebagai daerah otonomi baru kami berusaha membangun gedung sekolah baru dan memperbaiki sekolah yang rusak.

” Oleh sebab itu, kami mohon bantuan kepada bapak, bantuan berupa sarana mobiler atau Meja Kursi belajar. Selain Itu kami minta kepada bapak untuk membantu pembangunan SMP Isami Terpadu. Sebagai kenang-kenangan, Kami berharap Bapak Menteri juga dapat membangun Gedung Seni dan Budaya,” harap Bupati.

Lanjutnya disini pemerintahan sudah berbincang-bincang kepada Dirjen Pendidikan, setelah membangun infrastruktur, Insyaallah tahun 2109 anggaran sebesar 20 Persen untuk pendidikan akan segera kami realisasikan. (yeng / Adv Humas Pali)

Related posts

Leave a Comment