You are here
Merasa Dirugikan RS AR Bunda Tempuh Jalur Hukum DAERAH HEADLINE 

Merasa Dirugikan RS AR Bunda Tempuh Jalur Hukum

LUBUKLINGGAU, MS – Merasa dirugikan akibat tudingan sejumlah pihak atas dugaan menelantarkan pasien hingga meninggal dunia, membuat manajemen RS AR Bunda tempuh jalur hukum.

Tidak tangung-tanggung kuasa hukum Ar Bunda, Andika Wira Kusuma, melaporkan sejumlah elemen tersebut dua kasus sekaligus mulai dari pencemaran nama baik hingga penjerat oknum penyebar pada UU IT, baik secara pidana maupun perdata.

“Dalam laporan ada tiga item yang kita laporkan, Sumber berita, Penyebar berita dan tidak menutup kemungkinan media nya juga kita laporkan,” ungkap Andika, Kamis (2/8/2018).

Andika mengaku, laporan tersebut telah masuk ke Polres Lubuklinggau sejak Selasa (1/8/2018) sore, tinggal menunggu tindak lanjut dari Polres Lubuklinggau,” jelasnya.

Selaku kuasa hukum Ar Bunda, manajemen merasa dirugikan baik secara materi dan non materi. “Berita tersebut mempengaruhi citra Ar Bunda, dapat berdampak buruk pada tingkat kepercayaan pasien untuk berobat ke sini,” paparnya.

Untuk itu Andika meyakinkan masyarakat bahwa Rs Ar Bunda selalu mengutamakan pelayanan, ketimbang kepentingan pribadi. “Dalam kondisi genting (Gawat Darurat) tidak mungkin kita terlantarkan, karena itu berkenaan dengan nyawa seseorang, apalagi kami juga bekerjasama dengan BPJS. Jadi masyarakat dari seluruh kalangan tetap kami layani. Karena kualitas pelayanan itu terpenting,” jelasnya.

Sedikit mengulas Kronologis berdasarkan fakta dan rekaman cctv. Sempat terjadi selisih paham. Pihak keluarga pasien marah-marah seusai operasi dan ditagih soal adm. “Kita garis bawahi, seusai operasi bukan sebelum operasi,” tukasnya. (dhia)

Related posts

Leave a Comment