oleh

Modernisasi Pasar Cinde Terhalang Status Cagar Budaya

PALEMBANG, MS – Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 di Palembang, Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) tengah melakukan banyak pembangunan. Salah satunya adalah modernisasi Pasar Cinde yang terletak di Jalan Sudirman Kota Palembang.

Modernisasi Pasar Cinde diperlukan untuk pasar yang lebih modern, bersih, rapi dan layak dilakukan dengan tidak meninggalkan budaya, menjadikan pasar cinde moderen, menampung para pedagang lama, dan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar.

Namun modernisasi pasar Cinde terhalang oleh status cagar budaya yang dimilikinya. Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, Irene Camelyn mengatakan Pihak Disbudpar Provinsi Sumsel akan mengkaji terkait status pasar Cinde yang masuk dalam Cagar Budaya. “Surat Keputusan (SK) telah ditandatangani oleh Gubernur dan proses pengkajian akan selesai dalam waktu 3 minggu,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan dia, sosialisasi akan dilakukan kepada para pedagang di Pasar Cinde, setelah itu membuat kajian dan dari Dinas PU akan membuat Sideplan. “Ya, dari pembuatan sideplan maka akan ditentukan design dari Modernisasi Pasar Cinde. Dan akan ada bangunan yang dipertahankan dan bagian bangunan yang dikembangkan,” ungkapnya.

Senada Kepala Balai Arkeologi Palembang, Budi Waluya mengatakan pembangunan Modernisasi Pasar Cinde masih dalam tahap proses. Proses menunggu hasil kajian dari tim kajian pelestarian. “Pembentukkan tim kajian pelestarian cagar budaya terlambat dari jadwal karena terhambat oleh anggaran,'” jelasnya.

Lebih jauh menurut dia, pembentukkan tim kajian sebenarnya bisa dilakukan oleh pihak pengembang (swasta), namun belum ada koordinasi lebih lanjut.

Pihak pengembang dalam hal ini adalah PT Magna Betum dari Aldiron Group belum memberikan pernyataannya. Ditemui sehabis rapat Pembahasan, CEO Aldiro Group, Aldrin L Tondo terburu-buru meninggalkan ruangan rapat dan enggan diwawancarai. “Yang jelas bangunan ini sudah dua kali direnovasi. Sehingga bangunan ini bukan bangunan Thomas Carsten. Itu aja yang saya tahu. Yang lainnya saya nggak tahu,” katanya Laonma PL Tobing sambil memasuki mobil dinasnya Nissan Terrano warna hitam BG 64 sambil mengatakan BOT Pasar Cinde akan jalan terus. (ZA)

News Feed