oleh

Muscab Ke VII PPP Muara Enim Kepemimpinan H.Djan Faridz

Muara Enim, MS- Dalam rangka kegiatan musyawarah cabang VII DPC. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam pimpinan  Kubu H.Djan Faridz , sabtu, (25/3/2017) diaula Mes PGRI Kabupaten Muara Enim.

Adapun yang hadir diacara ini, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH.Zaini Husin Umri, sekjen PPP DPW Sumsel Ahmad Firdaus SeM.si DPC PALI  Aka Holik, Ketua DPC Terpilih Kabupaten Muara Enim Yusrin Denseri, Ketua KNPI Muara Enim Adriansyah,SE, ketua GP.Ansor Muara Enim, Seluruh Kader PPP Muara Enim, dan Tamu lainnya.

Sekjen DPW PPP Sumsel Ahmad Firdaus,SE,M.si menyampaikan, perlu kita ketahui kabupaten muara enim ada 20 anak cabang 18 sudah di SK kan, sudah dinyatakan sah saat ini, mari mantapkan keimanan, mantapkan keutuhan bersama ,itu harus dicamkan oleh para kader Partai persatuan Pembangunan (PPP),kalau mau menang kita harus kuat, dan jaga kesatuan dan Persatuan.

“Saya yakin dengan kebersamaan itu kita bisa kuat dalam menjalankan keorganisasian dan  mempertahankan agama yang kita cintai ini, Kekuasaan bukan salah satu jaminan untuk menjadi dedaktor, maka dari itu, kami pimpinan wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sumsel proaktif dalam pertimbangan objektif dan individu kita bersama dalam suatu sistem keadilan, ” tuturnya

Dewan Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs.Kh.Mgs Zaini Husin Umri mengatakan, secara bertahap kita sudah melakukan muscab disetiap kabupaten/kota yang ada di sumsel, konsulidasi organisasi merupakan keharmonisan dalam suatu organisasi kita bersaudara ,tetapi kita juga harus bersatu dalam membangun kabupaten muara enim ini, dan kita semua harus cerdas dan berilmu. Katanya

“Kalau dalam Kepemimpin itu banyak menipu rakyat, oleh karena itu, harus mempunyai sifat yang adil. Tanpa kejujuran ekonomi tidak akan bagus, ” ucapnya.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya ada satu tidak dua , tetapi yang mengatur pemimpin ada dua, ada kepemimpinan H.djan Faridz dan kepemimpinan Romi , bagi negara kita panglimanya adalah hukum, maka kita berpegang teguh kepada hukum sesuai dengan negera kita negara hukum.

Sudah dua tahun lebih kita mempunyai kesulitan , sekarang kesulitan itu sudah tidak ada lagi, kepututusan organissasi bukan keputusan individu itu keputusan bersama, kita berharap kita tetap bersatu walaupun kita berbeda. (GN/Aj)

News Feed