You are here
Musyadik : Pemimpin Tanpa Program, itu Menipu HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Musyadik : Pemimpin Tanpa Program, itu Menipu

MUSI RAWAS, MS – Seluruh koordinator desa (kordes) dari tim dulur sebanyak 814 orang resmi dikukuhkan dan langsung dilakukan pembekalan oleh ketua tim dulur, H Thamrin Hasan dan sekretarisnya, H Musyadik Nanguning, Rabu (4/11).

“Mereka bersemangat sekali untuk memenangkan Ramah-Berarti, dibuktikan dengan kehadiran seluruh kordes yang dibarengi juga semangat perubahan untuk Musi Rawas lebih baik, maju, mandiri dan bermartabat (Mantap),” ungkap H Thamrin Hasan.

Disisi lain, Thamrin berharap jika nanti terjadi hal-hal di lapangan, agar dapat diselesaikan dengan melaporkannya kepada Panwas Kecamatan dan Bawaslu Kabupaten Musi Rawas.

“Misalnya seperti penghadangan atau larangan-larangan untuk sosialisasi oleh oknum-oknum. Termasuk juga, apabila ada indikasi keterlibatan oknum ASN dan kegiatan money politic, saya minta jangan lupa dicatat, direkam dan difoto,” kata Thamrin.

Dia pun menyampaikan kepada seluruh tim untuk menjaga diri dan melakukan proses politik dengan santun dan beretika.

“Walaupun ini politik, karena kita hidup di Indonesia maka kita harus menjunjung tinggi martabat bangsa kita. Nantinya kordes ini akan didampingi oleh kordes-kordes lain dari tim pemenangan yang Insya Allah akan dikukuhkan pada 6-7 November mendatang guna menguatkan pergerakan kordes di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, sekretaris tim dulur, H Musyadik memberikan semangat yang sama. Menurutnya, saat ini strategi-strategi Ramah Berarti selalu diikuti oleh pihak lain.

“Tapi tidak apa-apa, karena kita masih punya segudang strategi lain. Dalam Pilkada ini, memang mesti adu strategi, bukan mencari-mencari kesalahan pribadi orang lain,” kata dia.

“Ramah Berarti tidak berjanji, tapi memberikan program karena seorang pemimpin itu harus jelas program-programnya, karena disitulah nanti kinerja pemimpin akan dinilai oleh masyarakatnya. Jadi kalau pemimpin tidak jelas programnya sama saja dengan menipu,” sebutnya. (Tim)