You are here
Oknum Pejabat Digerbek Saat Dirumah Selingkuhan HEADLINE KRIMINAL 

Oknum Pejabat Digerbek Saat Dirumah Selingkuhan

BENGKULU SELATAN, MS – Perbuatan yang tak tercela ini patut tidak untuk dijadikan contoh. Seperti yang dilakukan salah satu oknum pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkul Selatan (BS). Diduga oknum pejabat eselon II berinisial So dengan seorang wanita dengan inisial Ni yang mana keduanya masih berstatus memiliki suami dan istri. Mereka berdua digerbek oleh warga di rumah Ni Perumnas Ketaping Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Menurut keterangan warga setempat, bahwa So datang kerumah Ni, sekitar pukul 07.00 Wib. Tak lama berselang rumah langsung tertutup dan terkunci. Setelah setengah jam, sekitar pukul 07.30 WIB So keluar rumah. Sementara itu warga sudah berkumpul diluar rumah, menggerbek pasangan ini. “Saat ditanya warga So mengaku lagi jogging,” jelas Ali Sadikin.

Menurut Ali, oknum So itu sudah sering bertamu kerumah Ni, yang mengakibatkan warga sangat geram dan merasa tidak dihargai sehingga puncaknya hari ini. “Saat kejadian sekitar 10 orang lebih warga menunggu diluar rumah dan langsung menggerbek keduanya. Ketika digerbek warga, masih berair dan tegang,” ungkapnya.

Dengan kejadian ini warga berinisiatif membawa kedua pasangan ini ke Balai Desa, dari Balai Desa keduanya di giring ke Polsek Kecamatan Manna.

Namun di Polsek So tidak mengakui bahwa dia berselingkuh dengan Ni, dan So telah bersumpah dibawah Al Qur’an tapi warga tidak percaya dengan sumpah tersebut. “Karena kejadian ini sudah berulang-ulang dan kami akan tetap mengusut kasus ini dan harus dikenakan sanksi adat yaitu cuci kampung,” pungkas Ali.

Terpisah So mengatakan kalau memang dirinya tidak berbuat mesum di dalam rumah. “Kenapa tidak digerbek waktu saya didalam,” terang So.

Dia mengatakan, ini seakan ada rekayasa untuk menjebaknya.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan H Rifa’i Tajudin yang hadir di Polsek Kec Manna terkait permasalahan tersebut menyampaikan kepada awak media, biarlah kasus ini berjalan sesuai hukum yang berlaku disamping itu ada juga hukum adat yang akan memprosesnya. “Saya mohon tetap kedepankan azas praduga tak bersalah, kami hadir disini mejalankan tugas sebagai pungsi pengawasan dan pembinaan terhadap ASN yang di Bengkulu Selatan ini,” demikian sampai wakil Bupati. (bajul)

Related posts

Leave a Comment