You are here
Pastikan Festival Rebana Bukan Ajang Politik DAERAH HEADLINE 

Pastikan Festival Rebana Bukan Ajang Politik

LUBUKLINGGAU, MS – 28 Group rebana dan 32 group pengurusan jenazah ambil bagian dalam lomba yang diadakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar kota Lubuklinggau bersama pengajian Al Hidayah Kota Lubuklinggau.  Festival Rebana dan lomba Pengurusan Jenazah se kota Lubuklinggau resmi dibuka oleh Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, Sabtu (16/2).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Golkar Rodi Wijaya mengatakan Pengajian Al-Hidayah adalah bagian dari partai Golkar, Pengajian Al-hidayah terdapat dari Aceh sampai Papua ada disemua tingkatannya dari pusat sampai daerah.

“Pengajian Al-hidayah ada hubungan dengan partai Golkar karena sejak dari dahulu didirikan yang mendirikannya adalah bagian kerohanian dari DPP partai golkar,”katanya.

Pengajian Al-Hidayah lanjut Rodi tidak memandang asalnya dari mana, tidak dari NU, tidak dari Muhamadiyah, tidak dari Persis ataupun lain-lain.

“Pengajian Al-Hidayah Ini sifatnya Nasional, di Al-Hidayah yang kita tonjolkankan adalah programnya, untuk mengisi apa yang menjadi kebutuhan  dari masyarakat,”katanya.

Selanjutnya Rodi meminta kepada tamu yang hadir dan  mengikuti lomba agar menyampaikan kepada pengurus bila ada kebutuhan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sesaat dengan memanfaatkan moment Politik, namun bila ada program akan kita bina demi kebutuhan masyarakat,”katanya.

Sementara itu Wakil walikota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar berharap kegiatan ini berjalan dengan hikmat dan lancar, apapun yang diharapkan menjadi tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai.

“Ibu ketua Al-Hidayah sangat gesit sekali, di setiap minggu dan bulanannya di Mesjid Agung dengan mempelajari Agama dan Al-quran serta budaya,”katanya.

Selanjutnya Wawako menambahkan saat ini adalah tahun politik dimana setiap kegiatan selalu dikait-kaitkan dengan Politik, perbedaan itu adalah indah.

“Kami menyampaikan kepada semuanya jangan kita terpecah belah mari kita semua dalam bingkai kebersamaan, selalu jaga kondisi yang kondusif untuk daerah yang kita cintai ini,”tutupnya.( dhia)

Related posts

Leave a Comment