You are here
Patroli Terpadu Polsek Sanga Desa dan Koramil Bersama Manggala Agni DAERAH HEADLINE 

Patroli Terpadu Polsek Sanga Desa dan Koramil Bersama Manggala Agni

MUSI BANYUASIN, MS – Jelang perhelatan Event Internasional Asian Games 2018 dikota Palembang, berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).Tak terkecuali seperti patroli terpadu yang terus digelar oleh aparat kepolisian dan TNI bersama tim Manggala Agni Muba.

Patroli terpadu antara Jajaran Polres Muba dan Kodim-0401 Muba sebagai wujub sinergitas bersama Mangga Agni. Hal ini terlihat ketika apel sebelum patroli terpadu digelar dalam wilayah hukum Kecamatan Sanga Desa, Jumat (4/5/2018).

Kapolsek Sanga Desa, Iptu Mukhlis SH melalui Kanit Binmas, Bripka Tulus Ade Setia SH usai memimpin apel patroli terpadu mengatakan bahwa patroli terpadu karhutla yang dilakukan oleh pihaknya tersebut adalah patroli rutin sebagai langkah preventif pencegahan karhutla sesuai maklumat kapolda bersama pemerintah Sumsel dan Pangdam Sriwijaya.

“Patroli yang kami lakukan ini adalah bentuk sinergistas Polri melalui Binmas bersama TNI dan Manggala Agni sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Sekaligus sosialisasi Asean Games yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2018 di Kota Palembang. Sesuai Maklumat dari Kapolda dan Kapolres Muba bersama Pemda Muba dan Sumsel agar sebelum dan selama pelaksanaan Asean Games Muba dan Sumatera Selatan secara umumnya zero karhutla dan zero asap. Yang tentunya harus kita mulai sosialisasikan ke masyarakat,dengan harapan supaya efektif serta cepat meningkatkan kesadaran dan manset ditengah masyarakat tentang bahaya karhutla agar jangan sekali-kali membuka hutan dan lahan dengan cara pembakaran. Karena sanksi adalah penjara jangan coba-coba membakar lahan,” katanya.

Ditempat yang sama, Danramil 401-03 Babat Toman, Lettu Inf Suhartono melalui Bhabinsa Sanga Desa, Serma.Firmansyah menuturkan dirinya selaku Bhabinsa yang selalu bersinergi dalam lakukan patroli terpadu.

“Selaku Bhabinsa kami harus terjun kelapangan guna memantau daerah yang disinyalisir rawan Karhutla. Sekaligus berikan arahan kepada masyarakat agar jangan sekali-kali membuka hutan dan lahan dengan cara pembakaran sebab itu merusak lingkungan hidup,” ungkapnya.

KaDaops Manggala Agni Muba,Edi Satriawan SP ketika dibincangi dengan wartawan Metro Sumatera menjelaskan di Kabupaten Musi Banyuasin ada 13 Posko Desa yang tersebar pada 14 Kecamatan. Saat lakukan patroli turun bersama dengan para Tripika secara terbagi dengan formasi dua orang pesonil dari Manggala Agni mendampingi Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Kecamatan atau Desa, satu personil polisi dan satu personil Bhabinsa TNI di Kecamatan bersangkutan. Seperti saat ini ada yang telah berada di Kecamatan Sanga Desa.

“Manggala Agni Muba bersinergi dengan unsur Tripika saat patroli dan sosialisasi kemasyarakat. Alhamdulilah diterima oleh masyarakat dengan baik. Hal itu guna mengubah menset ditengah masyarakat. Sejauh ini koordinasi dan sinergis bersama Pemerintah Daerah, ditingkat kecamatan atau Tripika dan berjalan dengan cukup baik dalam tanggulangi masalah Karhutla,” jelasnya.

Edi Satriawan juga menambahkan bahwa medan patroli yang cukup sulit bagi personil Manggala Agni dikabupaten Muba adalah daerah atau medan yang berlahan gambut.

“Daerah atau medan yang cukup sulit dan perlu pengawasan exstra ketat adalah daerah lahan gambut,seperti didaerah kecamatan Bayung lencir dan Sungai Lalan yang memiliki lahan gambut agak tebal dan akses menuju ke lokasi tersebut harus dilalui dengan akses perairan atau menggunakan speed boat.Tetapi pada daerah tersebut personil kita standby,kita berkoordinasi dengan stackholder yang ada. Hingga terus terpantau dengan baik dan cepat,” imbuhnya. (SBA)

Related posts

Leave a Comment