oleh

PDIP Cari Pimpinan yang Mampu Diajak Kompromi

LUBUKLINGGAU, MS – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Lubuklinggau, Minggu (17/9/2017) menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang dilaksanakan di Hotel Wijaya Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Rakercab ini dihadiri Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD PDIP) Sumsel, yakni Wakil Ketua Ideologi dan Organisasi Susanto Adjis, Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Sumsel yang juga Wakil Bupati Muba Benny Hernendi, Pengurus BMI, Ketua DPC PDIP Lubuklinggau, Suyitno, Sekretaris Hambali Lukman, Ketua BSPN Lubuklinggau HM Khoirul Umri dan Ketua Panitia M Yusri Daud berikut delapan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan 72 Pengurus Ranting.

Turut hadir Walikota H SN Prana Putra Sohe, Sekda HA Rahman Sani, pimpinan parpol, ormas dan OKP, Calon Walikota H Rustam Effendi dan Riezky Aprilia. Selain rakercab DPC PDI Perjuangan Kota Lubuklinggau juga memberi santunan kepada Panti asuhan Budi Mulia sekaligus penyerahan KTA kepada dua anggota baru PDIP Lubuklinggau.

Walikota H SN Prana Putra Sohe yang didaulat menyampaikan sambutan menjelaskan bahwa kegiatan rakercab ini dapat memberikan yang terbaik bagi kader internal dan Kota Lubuklinggau. “Kami juga harap PDIP bisa menggelar acara berskala nasional, Lubuklinggau siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPC PDIP Suyitno didampingi Ketua BSPN HM Khoirul Umri menyampaikan, kegiatan rakercab ini merupakan turunan dari kegiatan Rakerda Sumsel pekan lalu.

“Kegiatan ini untuk memperkuat dan melakukan konsolidasi terhadap kepengurusan dari tingkat cabang hingga ranting. BSPN sendiri menjadi bahasan utama untuk memberikan penguatan terhadap kader dan juga penjaringan saksi permanen menghadapi Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019 mendatang,” terangnya.

Pihaknya akan menjaring 10 saksi disetiap tempat pemungutan suara (TPS) yang akan semakin memperkuat tradisi perwakilan rakyat didapil masing-masing.

“Tolak ukur kemenangan calon walikota tidak hanya diukur oleh kredibilitas calon tetapi kerja nyata dari para saksi di tiap TPS juga ikut mempengaruhi. 30 Menit pasca pencoblosan data dari seluruh saksi ditiap TPS sudah masuk.  Saksi yang direkrut ini tidak hanya berlaku saat pilkada namun akan bertugas setiap momen pemilihan baik pilkada, pilgub, pilpres hingga pileg,” tambahnya.

Dilain pihak, Wakil Ketua DPD PDIP Sumsel Susanto Adjis mengutarakan, untuk melihat sejauh mana partai kader di Lubuklinggau berproses jelang Pilkada dan Pemilu.

“Jelang pilkada, PDIP harus menang dengan beradab dan proses rekruitmen saksi permanen yang benar-benar menyatu dengan impian PDIP. Karena tidak ada lagi saksi musiman, DPP menghendaki saksi ini menjadi kunci kemenangan dalam setiap pemilu,” jelasnya.

Ditegaskan dia, bahwa semua petugas partai dan tunjukan ketaatan dengan aturan. Apalagi Pilkada Lubuklinggau nanti, siapa yang diutus berkompetisi pilkada adalah seorang pemimpin bukan pimpinan.

“Kita bukan cari pimpinan tapi pemimpin yang bisa diajak kompromi oleh rakyat. Jaga kekompakan jangan terpecah dan diadu sesame. Omong kosong bisa menang, kalau sesama kader tidak solid,” ungkapnya. (dhiae)

News Feed