oleh

Pemborong Dirampok, Uang 277 Juta Dibawa Kabur

PRABUMULIH, MS – Yossi Azhari (37) warga jalan Singgalang Muara Dua, Kota Prabumulih bersama rekannya Wilman (40) warga Taman Murni, Prabumulih dirampok oleh kelompok perampok bersenjata api. Akibatnya, uang tunai sebanyak Rp 277 Juta hasil pekerjaan proyek di Kota Prabumulih raib dibawa kabur oleh komplotan perampok. Kejadian terjadi di kawasan Taman Murni Kelurahan Gunung Ibul Barat Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Rabu (19/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian pertama kali berawal saat korban yang juga pemborong proyek di Kota Prabumulih ini bersama rekannya mengambil uang tunai pekerjaan proyek di Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih.
Usai melakukan penarikan uang, keduanya bermaksud langsung pulang ke rumah masing-masing. Karena jalan menuju rumah tidak satu arah, korban memutuskan untuk mengantar Wilman terlebih dulu ke rumahnya di Taman Murni menggunakan mobil.

Karena banyak kerjaan, korban langsung bergegas rumah rekannya. Nah, setelah pulang dari rumah Wilman, ditengah perjalanan, korban dihadang oleh orang tak dikenal menggunakan senjata api rakitan (Senpira).
Korban yang panik justru menghentikan kendaraan dan turun dari dalam mobil.

Tanpa sepengetahuaannya ternyata satu orang dari pelaku telah berada di belakangnya dan langsung menusuk korban tepat dibagian punggung kanan.

Tidak cukup sampai disitu, pelaku juga menyabet bahu bagian belakang hingga mengalami robekan yang serius.
Berhasil melumpuhkan korban, para pelaku yang diduga terdiri dari tiga orang tersebut langsung merampas tas selempang milik korban berisi uang tunai 277 juta rupiah.

Para pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor jenis Yamaha MX warna hitam les kuning itu langsung kabur menuju arah jalan Jendral Sudirman.

Meskipun dalam situasi krisis, korban masih sempat berteriak minta tolong. Warga yang mendengarkan langsung menghampiri lokasi kejadian termasuk rekannya Wilman guna melakukan pertolongan. Bersama warga, korban pun dilarikan ke RS Ar Bunda untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Waktu aku turun dari mobil, salah satu dari pelaku langsung menusuk pisau ketubuh saya. Ya, hingga kena bahu,” ungkap korban. (nor)

News Feed