You are here
Pemdes Pajar Bulan Gelar Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil BENGKULU HEADLINE 

Pemdes Pajar Bulan Gelar Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Bajul 5

BENGKULU SELATAN, MS – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat dibidang Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Pemerintah Desa (Pemdes) Pajar Bulan Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Bajul 6Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa setempat, Rabu (27/11/2019), dengan narasumber dari Dinas Dukcapil Pemkab Bengkulu Selatan, Kasi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan, Drs. Wiranto, Kasi Pindah Datang Kependudukan, Rohadi, SE.

Dalam sambutanya, Daus (Kades) menyampaikan beberapa hal, terkait kelengkapan identitas warga Desa Pajar Bulan.

“Perlu diketahui, bahwa data Kependudukan warga Desa Pajar Bulan masih ada yang belum valid,” ujarnya.

Dijelaskan Daus, dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan masyarakat bisa mengerti dan segera untuk melakukan perbaikan data Kependudukan yang valid.

Bajul 4Keabsahan data lanjutnya, itu sangat penting dan berpengaruh untuk segala urusan pemerintahan, contohnya urusan anak sekolah, urusan BPJS, urusan bantuan RTM, urusan pernikahan dan lain sebagainya.

“Untuk perbaikan data penduduk, pemdes siap untuk mempasilitasinya” janji Daus.

Sementara itu Kasi Pindah Datang Dukcapil Bengkulu Selatan Rohadi, SE selaku narasumber menjelaskan, bahwa pada pengurusan Administrasi Kependudukan, menjadi dasar dalam penerbitan KTP-el, masyarakat yang sudah berumur 17 tahun dihimbau harus segera melaksanakan perekaman KTP-el, sehingga tidak lagi ada masyarakat yang datanya tercecer.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang hendak melakukan perubahan dan perbaikan data segera laporkan ke instansi terkait untuk dilakukan penyesuaian, kemudian perubahan dan perbaikan data harus lengkap sesuai dengan petunjuk.

“Data penduduk tidak boleh di palsukan atau disamarkan” kata Rohadi,SE

Lebih lanjut, selain usia 17 tahun ke atas yang di haruskan untuk membuat data kependudukan, diwajibkan juga untuk anak usia di bawah 17 tahun untuk membuat Karti Identitas Anak (KIA), tujuannya untuk mendorong peningkatan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik guna mewujudkan hak terbaik bagi anak.

KIA diterbitkan dalam dua versi, yaitu untuk anak usia 0-5 tahun dan anak usia 5-17 tahun. Masa berlaku kartu ini ternyata juga berbeda, masa berlaku KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun akan habis ketika usia mereka menginjak 5 tahun, sementara bagi anak usia di atas 5 tahun, maka masa berlakunya akan habis sampai anak berusia 17 tahun kurang satu hari,”jelasnya.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Camat Seginim yang diwakili Sekcam Eri Hidayat, pendmping Desa, ketua BPD dan anggotanya serta warga Desa Pajar Bulan. (bajul/adv)

Related posts

Leave a Comment