oleh

Pengusaha Tahu Rumahan Di Kota Pagar Alam Mogok Berjualan Akibat Tingginya Harga Kedelai

Pagar Alam, MS – Tingginya harga kedelai membuat pengusaha tahu rumahan tidak melakukan produksi. Hal ini disampaikan salah satu pengusaha tahu rumahan di Kampung Mekar Jaya Swakarya Rt 24 RT 07 Kota Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kelurahan Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah meliburkan pekerjanya sementara, terhitung mulai tanggal 17 Oktober 2022.

Pengusaha tahu Firman saat ditemui media ini dilokasi produksi tahu miliknya, mengatakan bahwa aksi mogok tersebut berkaitan dengan dampak dari kenaikan harga kedelai.

“Karena kenaikan harga kedelai ini memang cukup lumayan juga, tentunya sangat terasa bagi kami. Harga kedelai telah mengalami kenaikan sejak tiga bulan yang lalu,” ujarnya.

Kendati demikian, dia mengaku mulai merasakan kenaikan tertinggi pada awal bulan ini mengapa di bilang begitu saat ini harga kedelai mencapai Rp13 ribu per Kg nya, sedangkan perkarungnya mencapai haraga Rp600 ribu kurang lebih.

“Tiga bulan lalu sudah naik. Tiga minggu lalu mulai naik drastis. Mau enggak mau (tahu) harus kami naikan harganya,” ujarnya.

Firman mengatakan, sebenarnya masyarakat dapat mengetahui akan terjadi kenaikan pada produksi pangan dengan bahan baku kedelai ini.

“Sepertinya mogok itu bentuk perhatian pemerintah buat harga kedelai saat ini, tapi yang paling penting biar masyarakat tahu bahwa tiga hari enggak ada tahu di Pasar Kota Pagar Alam, setelah aksi demo mogok kerja ini sesuai dengan kesepakatan seluruh produksi tahu tidak boleh ada yang beroperasi atau berjualan di pasaran sesuai dengan kesepakatan kita bersama bilah melanggar kesepakatan bersama dikenakan sangsi sesuai kesepakatan bersama, tentunya pihaknya akan menaikan harga tahu, kemungkinan hasil dari mogok ini besok Kamis /20/10/2022/ akan kembali beroperasi penjualan tahu di Kota Pagar Alam setelah mogok beberapa hari ini mungkin nantinya ada kenaikan harga (tahu),” ujarnya.

Ia berharap kedepanya, tentunya dari pengusaha tahu dan tempe di Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) agar Pemerintah menurunkan kembali tingginya harga kedelai saat ini. (Len)

News Feed