You are here
Penyebar Foto Vulgar Pengurus Parpol Di Medsos Diringkus Polisi HEADLINE 

Penyebar Foto Vulgar Pengurus Parpol Di Medsos Diringkus Polisi

SAMARINDA, MS – Kepolisian Resor Kota Bontang, Kalimantan Timur, akhirnya meringkus pelaku penyebaran foto vulgar seorang pengurus partai politik (Parpol) melalui media sosial (Medsos).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi Fajar Setiawan dihubungi dari Samarinda, Jumat (30/9), menegaskan pelaku berinisial KS merupakan suami hasil pernikahan siri dari pelapor yang merupakan korban dari foto-foto tidak senonoh tersebut.

“Pelaku penyebar foto tidak senonoh itu telah ditangkap kepolisian setempat. Pelaku ditangkap hari ini dan sudah diamankan di Polres Bontang,” ujar Fajar Setiawan.

Kasus penyebaran foto tidak senonoh terhadap pengurus sebuah partai politik di Kota Bontang berinisial NS itu, lanjut Fajar Setiawan, dilaporkan pada Kamis (29/9). “Pelaku berhasil ditangkap satu hari setelah kasus itu dilaporkan oleh NS,” kata Fajar.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengunggah foto tidak senonoh itu karena kesal dengan NS, istrinya. “Pelaku mengaku kesal karena saat meminta uang tidak diberi oleh NS. Namun tentu, pengakuan tersebut masih terus didalami untuk mencari motif KS menyebarkan foto-foto tidak senonoh NS yang diunggah melalui facebook,” ucap Fajar Setiawan.

“Pelaku penyebar foto tidak senonoh itu terancam dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” jelas Fajar Setiawan.

Sementara itu, NS melalui akun facebooknya pada Jumat sore sekitar pukul 17. 45 Wita terlihat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Bontang terkait foto-foto tidak senonoh tersebut.

Ia menyampaikan bahwa foto-foto yang tidak pantas tersebut diunggah oleh suaminya, KS, tanpa sepengatahuan dirinya dan kasus itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pengurus sebuah partai poitik di Kota Bontang itu juga menyampaikan, menyerahkan sepenuhnya permasalahan rumah tangganya pada proses hukum sebab atas tindakan KS, ia mengaku sangat dirugikan.

Di akun facebook itu, NS juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Bontang yang telah menindaklanjuti pengaduannya dan berhasil menangkap KS, suaminya.

Foto tidak senonoh yang melibatkan seorang pengurus partai di Kota Bontang bersama suaminya, mulai terlihat diunggah pada Rabu (28/9) di akun facebook milik KS, suami NS. Penyebaran foto tidak senonoh melalui media sosial tersebut akhirnya dilaporkan NS, pengurus sebuah partai ke Polres Bontang.

Pada akun facebook tersebut, terlihat KS dan NS berfoto tanpa mengenakan pakaian, sementara foto lainnya memperlihatkan NS sendiri dengan foto yang sama saat berdua dengan suaminya. Foto-fofo tersebut mengundang reaksi sejumlah pengunjung akun milik KS, bahkan tidak sedikit yang mengecam tindakan tersebut yang menyebut sebagai perbuatan tidak bermoral dan tidak pantas dilakukan seorang suami terhadap istrinya.

Foto tidak senonoh juga terlihat di salah satu akun facebook milik NS. Bahkan, dua foto yang diunggah di akun NS pada Kamis, terlihat lebih vulgar dibanding foto-foto yang sebelumnya diunggah di akun facebook milik KS. Sejumlah pengunjung menuding foto-foto itu sengaja diunggah oleh KS, terkait kisruh rumah tangga dengan NS.

Foto vulgar tersebut masih sempat terlihat hingga Kamis sore, namun pada malam harinya, baik di akun KS maupun NS, foto-foto tersebut sudah terhapus. (nn/in)

Related posts

Leave a Comment