You are here
Peredaran Togel di Prabumulih Kian Marak HEADLINE KRIMINAL 

Peredaran Togel di Prabumulih Kian Marak

PRABUMULIH, MS – Peredaran judi Toto Gelap (Togel) jenis Singapore dan Hongkong makin bebas dan merajalela di wilayah kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) akhir-akhir ini. Keberadaannya pun semakin hari semakin meresahkan warga, terutama tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Meskipun dalam permainan judi yang diduga dilakoni oleh seorang bandar besar itu sangat berhati-hati, namun dengan adanya keresahan masyarakat, awak media dapat mencium harumnya permainan judi togel dengan omset per harinya mencapai ratusan juta rupiah itu.

“Sekarang ini masyarakat sudah resah. Kita prihatin sebetulnya, judi togel beromset ratusan juta setiap minggunya ini sudah banyak melibatkan masyarakat ekonomi lemah yang kehidupannya pas-pasan dek,” ungkap ZL, salah satu sumber yang meminta namanya tidak ditulis karena takut menjadi sasaran para bandar yang memiliki jaringan kuat itu, Jumat (2/7/2019).

Menurut sumber ini, praktik perjudian yang beroperasi setiap hari Minggu, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu tersebut, saat ini sudah kembali beredar di sejumlah lokasi kelurahan yang ada dalam kota Prabumulih.

Diantaranya beredar di wilayah Kelurahan Gunung, Kelurahan Sukaraja, Pasar 1 tepatnya sekitar kawasan Stasiun Prabumulih dan di wilayah Belakang Pasar. Selanjutnya, di wilayah Kelurahan Gunung Ibul, Karang Jaya dan di Kecamatan Cambai.

“Hampir seluruh wilayah di Prabumulih ini ada togel. Untuk mendapatkannya cukup mudah, kuponnya cukup ditulis di selembar potongan kertas. Apalagi untuk orang tertentu bisa memesannya lewat Ponsel,” katanya.

Lebih lanjut pria ini mengungkapkan, jika si mafia togel ini sudah hampir satu tahun terakhir menekuni bisnis haram ini. Dengan omset ratusan juta, suasana kondusif dapat diciptakan.

“Kalau omset togel dengan putaran empat kali seminggu saja dapat mencapai ratusan juta, bahkan lebih,” bebernya seraya merasa heran, perjudian togel ini kembali begitu bebas beroperasi.

Sementara Yusniar, salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang mengaku tinggal di wilayah Kelurahan Karang Raja ini juga menyayangkan masih adanya peredaran togel di kota nanas ini.

Ia pun menyebutkan penggemar judi togel saat ini tidak lagi sebatas orang dewasa, melainkan sudah menyasar ke usia anak dibawah umur. Kondisi ini, tentu dikhawatirkan mengganggu minat belajar anak-anak sekolah.

“Kalau setahu saya, yang jual togel sekarang ini masih ada tapi sembunyi-sembunyi mas. Saya juga heran sudah sering ditangkap polisi tapi masih saja kembali menjual,” ucapnya sembari mengatakan, warga kembali berharap kepada Kapolres Prabumulih untuk segera membasmi judi togel yang kembali marak beredar di Prabumulih ini. (tim)

Related posts

Leave a Comment