You are here
Petani Milenial Airsugihan Menuju Teknologi Pertanian Modern DAERAH HEADLINE 

Petani Milenial Airsugihan Menuju Teknologi Pertanian Modern

AIR SUGIHAN, MS – Babak baru petani Kecamatan Airsugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kini sudah mulai berevolusi menuju teknologi pertanian modern. Generasi muda yang dulu merasa gamang memegang cangkul, kini digantikan peralatan modern berupa traktor pembajak dan mesin panen super cepat, berupa comben.

Seperti dikatakan Koordinator Penyuluh (Korluh) Pertanian Airsugihan, Hesti Agung Nugroho SP, petani masa kini sudah mulai didominasi anak muda. Zaman sudah berubah dari cangkul menjadi traktor. Kalau dulu menggarap lahan satu hektar bisa berminggu-minggu. Tapi saat ini satu hektar hanya hitungan jam.

Generasi petani milenial Airsugihan diharapkan mampu bersaing dan trampil menggunaan alat-alat pertanian modern. Memahami pola tanam menggunakan alat pertanian yang saat ini sedang dikembangkan, antara lain transmator atau amator untuk tanam padi dan jagung.

“Kedepan dengan cara hambur sudah bisa digantikan dengan mesin, semacam handtractor. Mesin tanam ini sistem tugal yang digerakan tractor,” kata Agung, sebutan akrab Hesti Agung Nugroho.

Era teknologi yang memungkinkan serba cepat akan sangat membantu petani meninimalkan biaya dan tenaga. Meningkatkan produktifitas hasil serta daya saing.

Generasi petani milenial, tak hanya memahami alat-alat modern, tetapi penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet, termasuk teleconferencei di wilayah Airsugihan sudah bisa dioperasionalkan.

Kecanggihan teknologi baru ini mengadopsi istilah revolusi industri 4.0 membuat Airsugihan banyak berubah. Semua sektor bisnis, pendidikan, dan politik telah berevolusi. Kontribusi sektor pertanian yang besar sebagai bagian dari ketahanan pangan, kementrian tanaman pangan pun sudah mulai menggelontorkan fasilitas penunjang berupa alsintan (alat mesin pertanian) dan sistem irigasi lewat proyek Serasi (Selamatkan rawa sejahterakan petani). program ini sangat membantu petani mengatasi masalah air. Khusus pertanian di Airsugihan, warga tani juga mendapat bantuan kapur guna mengatasi pirit dan air asin. (je)

Related posts

Leave a Comment