You are here
Polres Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri, Masuk Polisi Gratis DAERAH HEADLINE 

Polres Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri, Masuk Polisi Gratis

PRABUMULIH, MS – Polres Prabumulih menggelar kampanye akbar untuk mensosialisasikan penerimaan anggota Polri. Acara itu sendiri dipusatkan di Lapangan Prabujaya, Prabumulih, Minggu (26/3/2017).

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE didampingi Wakapolres Prabumulih Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung menuturkan, kampanye penerimaan anggota Polri di Prabubujaya ini untuk mensosialisasikan penerimaan anggota Polri tahun 2017 mulai dari Akpol, Brigadir dan Tamtama. “Penerimaan polisi ini dibuka untuk masyarakat Kota Prabumulih,” ungkap Andes.

Dikatakan Andes, dalam penerimaan polisi ini tidak dipungut biaya. Bahkan Polres Prabumulih sudah membentuk panitia khusus guna memberikan bimbingan bagi calon polisi sebelum mengikuti tes.

“Silakan daftar secara online. Masuk polisi gratis. Jangan percaya kepada calo atau oknum masyarakat tertentu yang dapat menjanjikan masuk polisi dengan meminta  sejumlah uang,” pungkas Kapolres Prabumulih ini.

Untuk itu, ia mengharapkan agar bagi pelajar yang berminat untuk mempersiapkan diri untuk ikut seleksi.  “Harus yakin akan kemampuan yang dimiliki, in shaa Allah akan berhasil,” tegas Andes.

Dijelaskan Andes, pendaftaran kepolisian dimulai dari 14 Maret sampai dengan 15 April 2017, dan penerimaan untuk tingkat bintara, Akpol, dan tamtama. Usia calon polisi yang dapat mengikuti seleksi sudah berusia 18 tahun dan maksimal usia 22 tahun, dan juga bagi siswa kelas 3 SMA yang belum ujian dapat dengan surat keterangan sekolah. “Untuk kejelasan persyaratan secara lengkap dapat ditanya langsung ke Polres Prabumulih,” pungkasnya.

Diujung percakapan, ia menegaskan bila ada oknum atau orang mengatasnamakan panitia yang bisa meluluskan dalam seleksi rekuitmen Akpol, Bintara, dan Tantama silakan lapor ke Polres Prabumulih. “Ya, kita tidak akan segan-segan memproses sesuai hukum yang berlaku dan akan mendiskualifikasi meskipun sudah dinyatakan lulus bagi yang kedapatan bermain-main. Ini kita lakukan untuk menciptakan rekrutmen yang clear dan clean, sehingga mampu menghasilkan Polri yang berkualitas,” imbuh Andes. (nor)

 

Related posts

Leave a Comment