You are here
Program Stop ‘Meseng’ Sembarangan Diluncurkan HEADLINE 

Program Stop ‘Meseng’ Sembarangan Diluncurkan

LUBUKLINGGAU, MS – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Lubuklinggau, meluncurkan program baru, yakni SMS (Stop ‘Meseng’ Sembarangan) bagi warga Kota Lubuklinggau, yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai, karena selama ini kerap ditemukan masih banyak warga yang meseng atau Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana menjelaskan, program ini diharapkan dapat didukung oleh sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, serta instansi terkait lainnya, dalam upaya penyampaian kepada masyarakat akan dampak negatif membuang hajat sembarangan.

“Ini program baru kita yang diharapkan bisa menjadikan lingkungan yang sehat. Teknisnya nanti, rencananya kita akan berikan himbauan melalui sosialisasi diberbagai kegiatan, termasuk memasang plang larangan-larangan untuk tidak BAB sembarangan yang akan ditempatkan di lokasi-lokasi tertentu,” ungkapnya dalam acara Kunjungan Kerja Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj Eliza Alex Noerdin di Lubuklinggau, Rabu (5/10).

Selain program tersebut, wanita yang akrab disapa Rina tersebut mengaku, TP PKK Kota Lubuklinggau juga akan melaksanakan turunan program dari TP PKK Provinsi Sumsel, seperti salah satunya Rumah Manis.

“Rumah Manis maksudnya, kita berharap warga nanti bisa menanam tebu di halaman. Ini program TP PKK Provinsi Sumsel yang diterapkan juga di daerah. Rencananya, realisasi program ini baru akan difokuskan di satu lokasi dulu, yaitu di Marga Rahayu. Harapan kita, tahun depan Pemkot Lubuklinggau juga bisa menganggarkan minimal 5 gerobak tebu untuk berjualan hasil dari program ini, jadi nanti yang mengelolanya koperasi TP PKK,” kata dia.

Kalau untuk pelayanan anak, TP PKK Kota Lubuklinggau telah lebih dulu menyediakan layanan Kak Tesa (Telepon Sahabat Anak). “Jadi, anak-anak bisa curhat disana. Yang melayani nanti, yakni mahasiswa dan mahasiswi di Kota Lubuklinggau yang siap mendengarkan dan memberikan solusi kepada anak-anak, termasuk remaja yang ada masalah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj Eliza Alex Noerdin mengaku, kedatangan dirinya ke Kota Lubuklinggau, guna memastikan apakah program-program TP PKK Provinsi yang disepakati diterapkan di daerah berjalan maksimal.

“Saya ingin melihat sampai sejauh mana program-programnya dilaksanakan, apakah sudah dilaksanakan secara bertahap atau belum. Kalau dari TP PKK Provinsi Sumsel, program yang kita harapkan bisa diaplikasikan di daerah cukup banyak, semisal Rumah Cinta yang tujuannya mengajak menciptkan suasana rumah yang nyaman, aman dan terkendali bagi anak-anak. Termasuk, salah satu yang kita andalkan, yaitu Rumah Manis, konsepnya hampir sama dengan Tebu Manis yang di Kota Lubuklinggau, yaitu kita mengajak agar halaman kosong di rumah bisa ditanami tebu,” ungkapnya. (sen)

Related posts

Leave a Comment