oleh

Ratusan Guru Paud Mengadukan Nasib Kepada DPRD BS

BENGKULU SELATAN, MS- Ratusan Guru Paud se Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mengadukan nasibnya ke dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) BS, Senin (12/04/2021). Mereka ke DPRD BS bertujuan memperjuangkan nasib agar bisa diangkat sebagai ASN.

Tidak hanya itu, ratusan bunda PAUD ini juga, mengeluhkan terkait insentif yang mereka terima sebesar Rp. 150.000/bulan, bukan bertambah malah ditiadakan. Kabid Pembinaan Paud dan SNF Dikbud Bengkulu Selatan yakni Idisuan S.Ag, di depan dewan dan perserta aksi dirinya mengaku, bahwa pihaknya selalu berusaha penuh dalam memperjuangkan insentif guru paud di Kabupaten Bengkulu Selatan tersebut.

“Setiap tahun diusulkan, tapi usulan tersebut tidak pernah diakomodir. Sekarang ini jangankan ditambah yang ada malah di hapuskan,” ujar Idisuan yang terlihat betul betul serius memperjuangkan nasib para guru Paud di Kabupaten BS ini.

Lanjut Cuang panggilan akrabnya, dalam pengusulan mereka tidak pernah main-main. “Kami tahu, sebagai guru paud penghasilan itu sangatlah besar nilainya. Disamping itu walaupun hanya 150, untuk mereka insentif tersebut sangatlah berarti dan akan sangat bermanfaat. Namun kami tidak tahu mandeknya dimana usulan tersebut, atau pun siapa yang mencoret usulan tersebut kami tidak tahu,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap semoga saja ditahun-tahun berikutnya hal ini tidak terjadi lagi dan usulan insentif maupun lainnya terkait kesejahteran para guru PAUD ini dapat diakomodir.

Ia juga mengharapkan kepada DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan untuk mengawal usulan insentif guru Paud ini agar tidak sampai di coret oleh pemangku kebijakan. (bajul/adv)

News Feed