You are here
Ratusan Rumah dan Kebun Karet Terendam Banjir DAERAH HEADLINE 

Ratusan Rumah dan Kebun Karet Terendam Banjir

PRABUMULIH, MS – Ratusan rumah dan kebun karet warga Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih terendam banjir. Ketinggian air mencapai 60 Cm ini sudah menggenangi rumah dan kebun karet warga sekitar 3 hari. Akibatnya, perekonomian warga setempat terganggu.

Budiman (45) warga setempat mengatakan, air luapan sungai Lematang sudah menggenangi rumah dan kebun karet penduduk. “Ya, air Sungai Lematang meluap. Jadi kami sudah tiga hari ini terendam banjir,”ungkap Budiman, Kamis (17/11).

Memang diakui dia, banjir ini sudah sering terjadi setiap tahunnnya. “Kalau musim hujan, pasti daerah ini sering terjadi banjir. Ya, banjir bisa mencapai 1 meter,” jelasnya.

Dikatakan dia, saat ini warga masih bertahan dirumah. “Kalau sudah air setinggi 1 meter, ya kami terpaksa mengungsi ketempat saudara yang tidak terkena banjir,” pungkasnya.

Akibat banjir itu juga, penduduk Kelurahan Payu Putat terpaksa tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari. “Penduduk disini banyak yang berkebun karet dan bersawah. Jadi, adanya banjir ini kita tidak bisa berkebun,” ujarnya.

Senada, Harni (35) menuturkan, sangat khawatir adanya banjir tersebut. “Semua kegiatan tidak bisa dilakukan. Semua kebun digenangi air. Mana kami mau mencari nafkah kalau begini,” pungkas Harni.

Untuk itu, ia mengharapkan sekali pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut. “Kami minta Pak Ridho (Walikota Prabumulih, red) dan anggota dewan Prabumulih untuk datang melihat langsung dan membantu masyarakat Payu Putat,” pintanya.

Berdasarkan pantauan, banjir sudah mencapai 60 Cm. Kebun dan rumah penduduk semuanya tergenang air. Warga memanfaatkan banjir tersebut dengan menjala ikan yang banyak keluar dari tanggul. (nor)