You are here
Resedivis Pecah Kaca Gagal Beraksi HEADLINE KRIMINAL 

Resedivis Pecah Kaca Gagal Beraksi

LUBUKLINGGAU, MS – Residivis spesialis pencurian dengan modus pecah kaca gagal beraksi di Lubuklinggau, lantaran aksi percobaan pencuriannya digagalkan anggota polisi, Brigpol Dendi yang kebetulan mengetahui aksinya saat memecahkan kaca mobil milik korban, Nasrun (51) warga Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1, Jumat (30/11/2018)

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Wakapolres, Kompol Zulkarnain menceritakan kejadiaan itu bermula saat Nasrun dari bank BNI seusai mentransfer uang, hendak mampir ke bengkel di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Rm Singgalang Jaya. Ternyata tanpa disadari korban telah dibuntuti oleh tersangka, SN dan rekannya (DPO). Setelah Nasrun turun dari mobil menuju bengkel, saat itulah SN dan rekannya beraksi dengan memecahkan kaca mobil bagian depan disamping kemudi.

“Naasnya aksi tersangka gagal karena kebetulan ada anggota yang kebetulan lewat melihat aksi tersangka memecahkan kaca mobil, sedangkan rekan satunya menunggu diatas motor. Anggota kita langsung turun dan menghajar tersangka dibantu dengan warga sekitar,” jelas Wakapolres.

Lanjutnya, saat proses penyergapan itu, rekan tersangka turun dari motor dan menodongkan sepucuk senpi kearah petugas, dan berhasil melarikan diri dengan masuk ke lorong arah kolam king.

“Saat yang satu sudah tertangkap dan mau menangkap rekannya ternyata tersangka satunya memiliki senpi, untuk menghindari ada korban jiwa lantas anggota dan warga mundur,” katanya.

Ditambahkan Wakapolres, tersangka ini sudah pengalaman dalam melancarkan aksinya, ia pernah di tembak dan dipenjara di Bengkulu dengan perbuatan yang sama. Makanya dapat dibilang ia ini memang spesialis pecah kaca mobil dengan mengambil barang berharga yang ada di mobil.

“Kita kenakan pasal 363 junto 53 percobaan pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara, turut kita amankan sebagai barang bukti motor tersangka, selanjutnya kasus ini sedang dikembangkan, dan rekannya sedang dalam proses pengejaran. Kita juga berharap ini sebagai pelajaran bagi masyarakat, jangan pernah tinggalkan barang berharga di dalam mobil,” paparnya.

Sementara itu, Brigpol Dendi mengakui ia kebetulan lewat dan memergoki aksi pelaku dari atas mobilnya yang kebetulan melintas, sontak reflek langsung menyergap pelaku dan sempat terjadi perlawanan.

“Namun saat saya menyergap dan terjadi perlawanan disaat bersamaan warga juga turut membantu saya, Alhamdulillah tidak ada rasa berlebih selain rasa syukur, karena ini sudah menjadi tugas kami sebagai anggota polisi dalam melindungi dan menjaga rasa aman dan nyaman di masyarakat,” singkatnya. (dhia)

Related posts

Leave a Comment